وَإِذْ نَجَّيْنَاكُمْ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوءَ الْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَاءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءَكُمْ ۚ وَفِي ذَٰلِكُمْ بَلَاءٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَظِيمٌ
Ingatlah ketika Kami menyelamatkan kalian dari keluarga Firaun. Mereka menimpakan siksaan yang sangat berat kepada kalian, mereka menyembelih anak-anak laki-laki kalian dan membiarkan hidup anak-anak perempuan kalian. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan yang agung dari Tuhan kalian.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِذْ نَجَّيْنَاكُمْ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوءَ الْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَاءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءَكُمْwa-idz najjaynaakum min aali fir'awna yasuumuunakum suu'a l-adzaabi yudzabbihuuna abnaa'akum wa-yastahyuuna nisaa'akumingatlah ketika Kami menyelamatkan kalian dari keluarga Firaun. Mereka menimpakan siksaan yang sangat berat kepada kalian, mereka menyembelih anak-anak laki-laki kalian dan membiarkan hidup anak-anak perempuan kalian
- وَفِي ذَٰلِكُمْ بَلَاءٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَظِيمٌwa-fii dzaalikum balaa'un min rabbikum azhiimundan pada yang demikian itu terdapat cobaan yang agung dari Tuhan kalian
Aplikasi
Penyelamatan dari penindasan (Fir'aun) disebut sebagai 'balaa' yang agung', kata yang mencakup baik ujian maupun anugerah sekaligus. Konkretnya: pengalaman sulit/menekan dalam hidup bisa menjadi jalan menuju pembebasan yang lebih besar, bukan semata penderitaan tanpa makna, kerangka ini mengundang untuk mencari makna dalam kesulitan, bukan hanya menahankannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.