وَإِذْ قُلْنَا ادْخُلُوا هَٰذِهِ الْقَرْيَةَ فَكُلُوا مِنْهَا حَيْثُ شِئْتُمْ رَغَدًا وَادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا وَقُولُوا حِطَّةٌ نَغْفِرْ لَكُمْ خَطَايَاكُمْ ۚ وَسَنَزِيدُ الْمُحْسِنِينَ

Dan ingatlah ketika Kami berfirman, “Masuklah ke kota ini, lalu makanlah darinya sesuka kalian dengan leluasa, dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud, dan katakanlah, ‘Ampunan,’ niscaya Kami mengampuni kesalahan-kesalahan kalian.” Dan akan Kami tambahkan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَإِذْ قُلْنَا ادْخُلُوا هَٰذِهِ الْقَرْيَةَ فَكُلُوا مِنْهَا حَيْثُ شِئْتُمْ رَغَدًا وَادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا وَقُولُوا حِطَّةٌ نَغْفِرْ لَكُمْ خَطَايَاكُمْwa-idz qulnaa dkhuluu haadzihi l-qaryata fa-kuluu minhaa haytsu shi'tum raghadan wa-dkhuluu l-baaba sujjadan wa-quuluu hittatun naghfir lakum khataayaakumdan ingatlah ketika Kami berfirman, masuklah ke kota ini, lalu makanlah darinya sesuka kalian dengan leluasa, dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud, dan katakanlah, ampunan, niscaya Kami mengampuni kesalahan-kesalahan kalian
  2. وَسَنَزِيدُ الْمُحْسِنِينَwa-sanaziidu l-muhsiniinadan akan Kami tambahkan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan
Aplikasi

Perintah masuk 'sambil membungkuk' (sikap rendah hati) dan mengucap permohonan ampun sebelum menikmati karunia negeri baru, urutan yang mengajarkan bahwa kerendahan-hati mendahului kenikmatan, bukan sebaliknya. Konkretnya: memasuki fase baru kehidupan (jabatan baru, kekayaan baru, pencapaian baru) dengan sikap rendah hati dan introspeksi diri lebih dulu, bukan langsung larut dalam kenikmatan, adalah pola yang diajarkan di sini.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “sesukamu.” diterjemahkan “sesuka kalian.”; “kesalahan-kesalahanmu.” diterjemahkan “kesalahan-kesalahan kalian.”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').