وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَىٰ حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا ۚ يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَنْ يُعَمَّرَ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ
Dan engkau pasti akan mendapati mereka manusia yang paling tamak akan kehidupan, bahkan lebih dari orang-orang yang menyekutukan. Salah seorang dari mereka menginginkan agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sama sekali tidak akan menjauhkannya dari azab. Dan Allah melihat apa yang mereka kerjakan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَىٰ حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُواwa-la-tajidannahum ahrasa n-naasi alaa hayaatin wa-mina lladziina ashrakuudan engkau pasti akan mendapati mereka manusia yang paling tamak akan kehidupan, bahkan lebih dari orang-orang yang menyekutukan
- يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَنْ يُعَمَّرَyawaddu ahaduhum law yu'ammaru alfa sanatin wa-maa huwa bi-muzahzihihi mina l-adzaabi an yu'ammarasalah seorang dari mereka menginginkan agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sama sekali tidak akan menjauhkannya dari azab
- وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَwa-llaahu basiirun bimaa ya'maluunadan Allah melihat apa yang mereka kerjakan
Aplikasi
Ketamakan akan hidup panjang ('ingin diberi umur seribu tahun') digambarkan sia-sia karena 'umur panjang itu tidak akan menjauhkan mereka dari azab', mengejar kuantitas hidup tanpa memperbaiki kualitas tindakan tidak menyelesaikan masalah dasarnya. Konkretnya: obsesi memperpanjang usia atau menunda konsekuensi tanpa mengubah pola hidup adalah strategi yang sia-sia, perbaikan kualitas hidup lebih bernilai daripada sekadar memperpanjang kuantitasnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan diterjemahkan 'melihat' per takrif corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.