وَإِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِلنَّاسِ وَأَمْنًا وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ
Dan ketika Kami menjadikan Rumah itu tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia, dan jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat salat. Dan Kami berjanji dengan Ibrahim dan Ismail, “Sucikanlah Rumah-Ku bagi orang-orang yang tawaf, yang bermukim, serta yang rukuk dan sujud.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِلنَّاسِ وَأَمْنًا وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّىwa-idz ja'alnaa l-bayta matsaabatan li-n-naasi wa-amnan wa-ttakhidzuu min maqaami ibraahiima musallaadan ketika Kami menjadikan Rumah itu tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia, dan jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat salat
- وَعَهِدْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِwa-ahidnaa ilaa ibraahiima wa-ismaa'iila an tahhiraa baytiya li-t-taa'ifiina wa-l-aakifiina wa-r-rukka'i s-sujuudidan Kami berjanji dengan Ibrahim dan Ismail, sucikanlah Rumah-Ku bagi orang-orang yang tawaf, yang bermukim, serta yang rukuk dan sujud
Aplikasi
Rumah (Ka'bah) dijadikan 'tempat berkumpul dan tempat yang aman', fungsi sosial (berkumpul) dan fungsi keamanan disebut sejajar dengan fungsi ibadahnya. Konkretnya: tempat ibadah yang sehat idealnya juga menjadi ruang komunitas yang aman dan mempersatukan, bukan sekadar tempat ritual individual yang terpisah dari kehidupan sosial jamaahnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: ““Jadikanlah” diterjemahkan “"Jadikanlah”; “Ibrahim37)” diterjemahkan “Ibrahim”; “salat.”” diterjemahkan “salat."”; ““Bersihkanlah” diterjemahkan “"Bersihkanlah”; “sujud (salat)!”” diterjemahkan “sujud!"”. 13' Corpus ayat ini: «muSal~FY, tanpa-al». musallaa diterjemahkan 'tempat salat'. ⟶. (sapuan seluruh Qur'an, corpus Leeds 0.4,): frasa idafah ***bayt Allaah* / 'Baitullah' NOL kemunculan**, tak ada kata ber-akar b-y-t yang diikuti kata ber-akar الله di seluruh Qur'an. Yang teks pakai justru posesif orang I ** = '' (2:125, 22:26, Allah bersabda); posesif orang II ** = '' (14:37, Ibrahim menyeru); ** takrif = ''; 3:96 ** = 'sebuah rumah'. terjemahan lain 'Baitullah', mengubah (siapa yang berbicara) menjadi.