يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْأَهِلَّةِ ۖ قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ ۗ وَلَيْسَ الْبِرُّ بِأَنْ تَأْتُوا الْبُيُوتَ مِنْ ظُهُورِهَا وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنِ اتَّقَىٰ ۗ وَأْتُوا الْبُيُوتَ مِنْ أَبْوَابِهَا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Mereka bertanya kepadamu tentang bulan-bulan sabit. Katakanlah, “Itu adalah waktu-waktu bagi manusia dan haji.” Dan bukanlah kebajikan bahwa kalian memasuki rumah-rumah dari belakangnya, melainkan kebajikan itu adalah orang yang bertakwa. Dan masukilah rumah-rumah dari pintu-pintunya, dan bertakwalah kepada Allah, agar kalian beruntung.

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْأَهِلَّةِyas'aluunaka ani l-ahillatimereka bertanya kepadamu tentang bulan-bulan sabit
  2. قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّqul hiya mawaaqiitu li-n-naasi wa-l-hajjikatakanlah, itu adalah waktu-waktu bagi manusia dan haji
  3. وَلَيْسَ الْبِرُّ بِأَنْ تَأْتُوا الْبُيُوتَ مِنْ ظُهُورِهَا وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنِ اتَّقَىٰwa-laysa l-birru bi-an ta'tuu l-buyuuta min zhuhuurihaa wa-laakinna l-birra mani ttaqaadan bukanlah kebajikan bahwa kalian memasuki rumah-rumah dari belakangnya, melainkan kebajikan itu adalah orang yang bertakwa
  4. وَأْتُوا الْبُيُوتَ مِنْ أَبْوَابِهَاwa-tuu l-buyuuta min abwaabihaadan masukilah rumah-rumah dari pintu-pintunya
  5. وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَwa-ttaquu llaaha la'allakum tuflihuunadan bertakwalah kepada Allah, agar kalian beruntung
Aplikasi

Pertanyaan tentang bulan sabit dijawab fungsional (penunjuk waktu), lalu tiba-tiba beralih ke larangan 'memasuki rumah dari belakangnya', sebuah kritik terhadap ritual berlebihan yang menyimpang dari esensi (kebajikan sejati = ketakwaan, bukan cara-cara rumit yang ditambahkan sendiri). Konkretnya: menambahkan ritual/kesulitan yang tidak diperintahkan (seperti kebiasaan lama memasuki rumah lewat belakang saat ihram) sebagai bentuk 'kesalehan ekstra' justru menyimpang dari esensi, kesederhanaan mengikuti petunjuk yang jelas lebih baik daripada elaborasi buatan sendiri.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

**JANGKAR WAKTU *hajj*** (HJJ): *hiya li-n-naasi *, hilal = penanda waktu bagi manusia DAN bagi al-hajj. Ini salah satu dari dua pilar internal yang mengikat *hajj* pada kalender (satunya 2:197 *ashhurun ma'luumaat*). Entri via penuntasan-cakupan kelompok ziarah/'-m-r (20 Jul, permintaan Pak FD): basis terjemahan lain + penerapan konvensi TERPUTUS saja, (2MP diterjemahkan kalian, 2MS tetap), (buang gloss musim/laku sekitar haji; 'menunaikan/melaksanakan haji' diterjemahkan 'berhaji'), fidelitas bentuk 2:198 'Arafah' diterjemahkan 'Arafat'. TIDAK ada terjemahan baru yang diputus: akar '-m-r (9:19, 52:4) & makna Arafaat (2:198) sengaja dibiarkan/ menunggu Pak FD. Lih. /.