مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Siapakah yang memberi pinjaman yang baik kepada Allah, lalu Dia melipatgandakannya baginya berlipat-lipat banyaknya? Dan Allah menyempitkan dan melapangkan, dan kepada-Nya kalian dikembalikan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةًman dzaa lladzii yuqridu llaaha qardan hasanan fa-yudaa'ifahu lahu ad'aafan katsiiratansiapakah yang memberi pinjaman yang baik kepada Allah, lalu Dia melipatgandakannya baginya berlipat-lipat banyaknya
  2. وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَwa-llaahu yaqbidu wa-yabsutu wa-ilayhi turja'uunadan Allah menyempitkan dan melapangkan, dan kepada-Nya kalian dikembalikan
Aplikasi

Metafora 'meminjamkan kepada Allah' untuk sedekah/infak menggeser kerangka pemberian dari 'kehilangan' menjadi 'investasi yang dilipatgandakan', perubahan perspektif tentang makna memberi. Konkretnya: memandang kedermawanan sebagai investasi (bukan kerugian) mengubah motivasi memberi, dari keterpaksaan menjadi kesediaan, karena kerangka yang ditawarkan adalah pertumbuhan, bukan pengurangan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-r-d, a-l-h, h-s-n, d-'-f, k-ts-r, q-b-d, b-s-t, r-j-'): qard hasan diterjemahkan 'pinjaman yang baik'; yaqbidu/yabsutu diterjemahkan 'menyempitkan/melapangkan'.