وَلَمَّا بَرَزُوا لِجَالُوتَ وَجُنُودِهِ قَالُوا رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Dan ketika mereka maju menghadapi Jalut dan bala tentaranya, mereka berkata, “Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas kami, kukuhkanlah langkah kami, dan tolonglah kami menghadapi kaum yang kafir.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَمَّا بَرَزُوا لِجَالُوتَ وَجُنُودِهِ قَالُوا رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَwa-lammaa barazuu li-jaaluuta wa-junuudihi qaaluu rabbanaa afrigh alaynaa sabran wa-tsabbit aqdaamanaa wa-nsurnaa alaa l-qawmi l-kaafiriinadan ketika mereka maju menghadapi Jalut dan bala tentaranya, mereka berkata, Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas kami, kukuhkanlah langkah kami, dan tolonglah kami menghadapi kaum yang kafir
Aplikasi
Doa pasukan menghadapi musuh besar: 'limpahkan kesabaran, kukuhkan langkah kami', permohonan bukan untuk menghindari pertempuran, melainkan kekuatan batin untuk menghadapinya dengan teguh. Konkretnya: menghadapi tantangan besar yang tak terelakkan, permohonan yang tepat bukan 'hilangkan tantangan ini', melainkan 'berikan kekuatan dan keteguhan untuk menghadapinya', reframe doa dari penghindaran menjadi penguatan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar b-r-z, j-n-d, q-w-l, r-b-b, f-r-gh, s-b-r, ts-b-t, q-d-m, n-s-r, q-w-m, k-f-r): barazuu diterjemahkan 'maju menghadapi'; afrigh diterjemahkan 'limpahkanlah'; thabbit aqdaam diterjemahkan 'kukuhkanlah langkah'; kaafiriin diterjemahkan 'yang ingkar'.