إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمْ وَقُودُ النَّارِ

Sesungguhnya orang-orang yang kufur, harta benda mereka dan anak-anak mereka sekali-kali tidak akan mencukupkan mereka sedikit pun dari Allah. Dan mereka itulah bahan bakar api.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًاinna lladziina kafaruu lan tughniya anhum amwaaluhum wa-laa awlaaduhum mina llaahi shay'ansesungguhnya orang-orang yang kufur, harta benda mereka dan anak-anak mereka sekali-kali tidak akan mencukupkan mereka sedikit pun dari Allah
  2. وَأُولَٰئِكَ هُمْ وَقُودُ النَّارِwa-ulaa'ika hum waquudu n-naaridan mereka itulah bahan bakar api
Aplikasi

Peringatan bahwa 'harta dan anak-anak tidak akan mencukupkan mereka sedikit pun dari azab Allah' menegaskan batas nilai kekayaan dan keturunan sebagai pelindung dari akuntabilitas. Konkretnya: mengumpulkan kekayaan atau membangun status keluarga sebagai bentuk 'perlindungan' dari konsekuensi moral adalah ilusi, sumber daya duniawi tidak bisa membeli kebebasan dari akuntabilitas atas tindakan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di PENDING); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di PENDING). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; He who has NO NEED of any one in any thing'; al-Mughnii = 'He who satisfies whom He will'. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').