إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

Sesungguhnya pertanggungjawaban di sisi Allah adalah keberserahan. Dan orang-orang yang telah diberi Kitab tidak berselisih, kecuali setelah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka. Dan siapa yang kufur terhadap tanda-tanda Allah, sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-Nya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُinna d-diina inda llaahi l-islaamusesungguhnya pertanggungjawaban di sisi Allah adalah keberserahan
  2. وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْwa-maa khtalafa lladziina uutuu l-kitaaba illaa min ba'di maa jaa'ahumu l-ilmu baghyan baynahumdan orang-orang yang telah diberi Kitab tidak berselisih, kecuali setelah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka
  3. وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِwa-man yakfur bi-aayaati llaahi fa-inna llaaha sarii'u l-hisaabidan siapa yang kufur terhadap tanda-tanda Allah, sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-Nya
Aplikasi

Perselisihan Ahli Kitab terjadi 'setelah datang pengetahuan kepada mereka karena kedengkian', pengulangan tema yang sudah muncul di Al-Baqarah (2:213): perpecahan berakar bukan dari kurangnya pengetahuan, melainkan kedengkian yang muncul SETELAH pengetahuan tersedia. Konkretnya: memiliki lebih banyak informasi/pengetahuan tidak otomatis mengurangi konflik jika kedengkian dan kepentingan pribadi tidak diatasi, pendidikan tanpa integritas karakter bisa memperbesar, bukan mengurangi, perpecahan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain merender diin di sini sbg 'agama'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout batch (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar; retrofit kau/engkau/kalian menyusul. Akar akar d-y-n (dyn), sense 'agama/cara-hidup/doktrin'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4). || Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.