يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
Dia mengkhususkan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memiliki karunia yang agung.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَنْ يَشَاءُyakhtassu birahmatihi man yashaa'uDia mengkhususkan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki
- وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِwallaahu dzuu l-fadli l-azhiimidan Allah memiliki karunia yang agung
Aplikasi
Rahmat 'ditentukan kepada siapa yang Dia kehendaki' menegaskan bahwa karunia besar tidak bisa diklaim atau dimonopoli oleh kelompok mana pun, sebuah pengingat terhadap kesombongan spiritual. Konkretnya: menerima bahwa kebaikan/karunia besar bisa hadir pada siapa saja (bahkan di luar ekspektasi atau kelompok kita) melawan kecenderungan merasa berhak eksklusif atas rahmat atau pengakuan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…Dia menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang Di…”. Corpus ayat ini: «raHomati, tanpa-al».