هُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ
Mereka bertingkat-tingkat di sisi Allah. Dan Allah melihat apa yang mereka kerjakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- هُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ اللَّهِhum darajaatun inda llaahimereka bertingkat-tingkat di sisi Allah
- وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَwallaahu basiirun bimaa ya'maluunadan Allah melihat apa yang mereka kerjakan
Aplikasi
Bahwa 'mereka bertingkat-tingkat di sisi Allah' menegaskan penilaian yang berjenjang dan personal, bukan pukul rata terhadap semua orang dalam satu kelompok. Konkretnya: hindari menyamaratakan penilaian moral terhadap sekumpulan orang secara kolektif, setiap orang punya kedudukannya sendiri berdasarkan perbuatannya masing-masing, bukan berdasarkan digolongkan bersama pihak lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan diterjemahkan 'melihat' per takrif corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.