مَتَاعٌ قَلِيلٌ ثُمَّ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۚ وَبِئْسَ الْمِهَادُ
Kesenangan yang sedikit, kemudian tempat mereka Jahanam; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- مَتَاعٌ قَلِيلٌ ثُمَّ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُmataa'un qaliilun tsumma ma'waahum jahannamukesenangan yang sedikit, kemudian tempat mereka Jahanam
- وَبِئْسَ الْمِهَادُwa-bi'sa l-mihaadudan itulah seburuk-buruk tempat tinggal
Aplikasi
Kesenangan itu disebut 'sedikit', lalu tempat kembali mereka Jahanam, koreksi skala waktu antara kenikmatan sesaat dan konsekuensi jangka panjang. Konkretnya: ketika menilai suatu jalan hidup, ukur bukan hanya kenikmatannya saat ini, tetapi bandingkan proporsinya dengan konsekuensi jangka panjangnya, kesenangan singkat yang berujung buruk bukan pertukaran yang bijak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar m-t-', q-l-l, a-w-y, b-a-s, m-h-d): mataa' qaliil diterjemahkan 'kesenangan sedikit'; mihaad diterjemahkan 'tempat tinggal'. Selaras.