يَوْمَئِذٍ يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَعَصَوُا الرَّسُولَ لَوْ تُسَوَّىٰ بِهِمُ الْأَرْضُ وَلَا يَكْتُمُونَ اللَّهَ حَدِيثًا

Pada hari itu orang-orang yang kufur dan mendurhakai Rasul berharap seandainya mereka diratakan dengan tanah, padahal mereka tidak dapat menyembunyikan suatu tuturan pun dari Allah.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. يَوْمَئِذٍ يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَعَصَوُا الرَّسُولَ لَوْ تُسَوَّىٰ بِهِمُ الْأَرْضُyawma'idzin yawaddu lladziina kafaruu wa-asawu r-rasuula law tusawwaa bihimu l-ardupada hari itu orang-orang yang kufur dan mendurhakai Rasul berharap seandainya mereka diratakan dengan tanah
  2. وَلَا يَكْتُمُونَ اللَّهَ حَدِيثًاwa-laa yaktumuuna llaaha hadiitsanpadahal mereka tidak dapat menyembunyikan suatu tuturan pun dari Allah
Aplikasi

Keinginan putus asa 'seandainya mereka diratakan dengan tanah' pada hari akhir menggambarkan penyesalan ekstrem, namun ditegaskan 'mereka tidak dapat menyembunyikan suatu kejadian pun', keinginan menghindar dari akuntabilitas pada akhirnya tidak berguna. Konkretnya: strategi menghindar dari tanggung jawab (berharap masalah 'hilang begitu saja') pada akhirnya tidak efektif, kejujuran dan penerimaan tanggung jawab lebih produktif daripada berharap situasi sulit lenyap dengan sendirinya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

verba wadda (cabang 'ingin') = pemakaian diteruskan terjemahan lain; lih. kerangka utk dua-cabang akar. Konvensi wdd: waduud diterjemahkan 'penyayang' (takrif 'Sang Penyayang' 85:14); mawaddah/wudd diterjemahkan 'rasa sayang'; yuwaadduuna diterjemahkan 'saling menyayangi'; wadda (ingin) diterjemahkan pemakaian diteruskan (cabang keinginan); Wadd 71:23=nama. Registri kolisi kasih: pengasih=rahiim, penyayang=waduud, iba=ra'uuf, rahmat=rahmah, cinta=h-b-b (belum dibedah), sayang=w-d-d. habiib, sadiiq)'; verba wadda juga = 'ingin' (cabang keinginan; KBBI 'mawadah' n Ar: 'kasih sayang yang disertai KEINGINAN KUAT, kedekatan, dan keterikatan yang mendalam').