مَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَكُنْ لَهُ نَصِيبٌ مِنْهَا ۖ وَمَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً سَيِّئَةً يَكُنْ لَهُ كِفْلٌ مِنْهَا ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ مُقِيتًا

Siapa yang memberi syafaat yang baik, ia memperoleh bagian darinya; dan siapa yang memberi syafaat yang buruk, ia menanggung bagian darinya; dan Allah atas segala sesuatu pemelihara.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. مَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَكُنْ لَهُ نَصِيبٌ مِنْهَاman yashfa' shafaa'atan hasanatan yakun lahu nasiibun minhaasiapa yang memberi syafaat yang baik, ia memperoleh bagian darinya
  2. وَمَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً سَيِّئَةً يَكُنْ لَهُ كِفْلٌ مِنْهَاwa-man yashfa' shafaa'atan sayyi'atan yakun lahu kiflun minhaadan siapa yang memberi syafaat yang buruk, ia menanggung bagian darinya
  3. وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ مُقِيتًاwa-kaana llaahu alaa kulli shay'in muqiitandan Allah atas segala sesuatu pemelihara
Aplikasi

Prinsip resiprositas moral: memberi 'syafaat' (perantaraan/dukungan) yang baik mendatangkan bagian kebaikan, yang buruk mendatangkan bagian keburukan, keterlibatan dalam memfasilitasi tindakan orang lain (bukan hanya tindakan langsung) tetap menanggung konsekuensi moral. Konkretnya: menjadi perantara atau pendukung suatu tindakan (merekomendasikan, memfasilitasi, membantu mewujudkan) membawa tanggung jawab moral yang sama seolah ikut melakukannya sendiri, kehati-hatian diperlukan bahkan dalam peran 'hanya membantu'.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar sh-f-', h-s-n, k-w-n, n-s-b, s-w-a, k-f-l, a-l-h, k-l-l, sh-y-a, q-w-t): yashfa' shafaa'ah diterjemahkan 'memberi syafaat'; muqiit diterjemahkan 'Pemelihara', BEDA dari terjemahan lain ('Maha Kuasa'); muqiit=yang memberi makan/memelihara-menjaga (sebagian penerjemah 'nourisher').