لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ ۚ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً ۚ وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا

Tidak sama orang-orang mukmin yang duduk tanpa mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwanya. Allah melebihkan derajat orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk. Kepada masing-masing, Allah menjanjikan yang terbaik, dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang-orang yang duduk dengan pahala yang agung.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْlaa yastawii l-qaa'iduuna mina l-mu'miniina ghayru ulii d-darari wa-l-mujaahiduuna fii sabiili llaahi bi-amwaalihim wa-anfusihimtidak sama orang-orang mukmin yang duduk tanpa mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwanya
  2. فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةًfaddala llaahu l-mujaahidiina bi-amwaalihim wa-anfusihim alaa l-qaa'idiina darajatanAllah melebihkan derajat orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk
  3. وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًاwa-kullan wa'ada llaahu l-husnaa wa-faddala llaahu l-mujaahidiina alaa l-qaa'idiina ajran azhiimankepada masing-masing, Allah menjanjikan yang terbaik, dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang-orang yang duduk dengan pahala yang agung
Aplikasi

Perbedaan derajat antara yang berjihad 'dengan harta dan jiwa' dan yang 'duduk tanpa uzur' menunjukkan bahwa pengorbanan nyata dihargai lebih tinggi, namun keduanya tetap dijanjikan 'yang terbaik', bukan salah satu dihukum. Konkretnya: pengorbanan dan keterlibatan aktif dalam memperjuangkan sesuatu yang diyakini benar dihargai lebih tinggi daripada sekadar mendukung dari kejauhan, namun dukungan pasif yang tulus (bukan karena malas) tetap punya nilai, bukan tanpa nilai sama sekali.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.