وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ وَكِيلًا
Dan milik Allah apa yang di langit dan apa yang di bumi. Dan cukuplah Allah sebagai wakil.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِwa-lillaahi maa fii s-samaawaati wa-maa fii l-ardidan milik Allah apa yang di langit dan apa yang di bumi
- وَكَفَىٰ بِاللَّهِ وَكِيلًاwa-kafaa billaahi wakiilandan cukuplah Allah sebagai wakil
Aplikasi
Pengulangan 'cukuplah Allah sebagai wakil' menegaskan bahwa penyerahan urusan pada otoritas yang lebih besar adalah sikap yang cukup, tidak perlu terus-menerus mencari jaminan tambahan dari sumber lain. Konkretnya: setelah berusaha maksimal dalam suatu urusan, ada titik untuk melepaskan kendali dan mempercayakan hasilnya, kecemasan berlebihan mencari jaminan tambahan bukan tanda kehati-hatian, melainkan kurangnya kepercayaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-l-h, s-m-w, a-r-d, k-f-y, w-k-l): kafaa bi-llaah wakiilan diterjemahkan 'cukuplah Allah sebagai wakil', akar w-k-l (putaran 61: wakiil=yang kepadanya perkara diserahkan). terjemahan lain 'pemelihara'; terjemahan ini 'wakil' (makna primer akar).