يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ هَمَّ قَوْمٌ أَنْ يَبْسُطُوا إِلَيْكُمْ أَيْدِيَهُمْ فَكَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah nikmat Allah atas kalian ketika suatu kaum berniat mengulurkan tangan mereka kepada kalian, lalu Dia menahan tangan mereka dari kalian; dan bertakwalah kepada Allah; dan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ هَمَّ قَوْمٌ أَنْ يَبْسُطُوا إِلَيْكُمْ أَيْدِيَهُمْ فَكَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْyaa ayyuhaa lladziina aamanuu dzkuruu ni'mata llaahi alaykum idz hamma qawmun an yabsutuu ilaykum aydiyahum fa-kaffa aydiyahum ankumwahai orang-orang yang beriman, ingatlah nikmat Allah atas kalian ketika suatu kaum berniat mengulurkan tangan mereka kepada kalian, lalu Dia menahan tangan mereka dari kalian
- وَاتَّقُوا اللَّهَwa-ttaquu llaahadan bertakwalah kepada Allah
- وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَwa-alaa llaahi fa-l-yatawakkali l-mu'minuunadan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal
Aplikasi
Nikmat yang diingat di sini bukan kenikmatan abstrak, melainkan pertolongan konkret saat niat jahat suatu kelompok ditahan sebelum terlaksana, pengalaman lolos dari bahaya nyata. Konkretnya: ingat kembali momen-momen ketika ancaman atau niat buruk orang lain terhadap kita ternyata tidak terwujud, dan jadikan itu dasar tawakal, bukan tawakal pasif tanpa dasar, melainkan kepercayaan yang dibangun dari pengalaman nyata pernah dijaga.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-m-n, dz-k-r, n-'-m, a-l-h, h-m-m, q-w-m, b-s-t, y-d-y, k-f-f, w-q-y, w-k-l): hamma diterjemahkan 'berniat'; kaffa aydiyahum diterjemahkan 'menahan tangan mereka'; fal-yatawakkal diterjemahkan 'hendaknya bertawakal', akar w-k-l (putaran 61: tawakal menyusul ikhtiar). gloss '(yang dianugerahkan)/(mencegah)' dibuang.