قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَتَّخِذُ وَلِيًّا فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ يُطْعِمُ وَلَا يُطْعَمُ ۗ قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ أَوَّلَ مَنْ أَسْلَمَ ۖ وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Katakanlah, “Apakah selain Allah, Pencipta langit dan bumi, sedangkan Dia memberi makan dan tidak diberi makan, akan aku jadikan pelindung?” Katakanlah, “Sesungguhnya aku diperintahkan agar menjadi orang pertama yang berserah diri, dan janganlah sekali-kali engkau termasuk golongan orang-orang musyrik.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَتَّخِذُ وَلِيًّا فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ يُطْعِمُ وَلَا يُطْعَمُqul a-ghayra llaahi attakhidzu waliyyan faatiri s-samaawaati wa-l-ardi wa-huwa yut'imu wa-laa yut'amukatakanlah, apakah selain Allah, Pencipta langit dan bumi, sedangkan Dia memberi makan dan tidak diberi makan, akan aku jadikan pelindung
  2. قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ أَوَّلَ مَنْ أَسْلَمَqul innii umirtu an akuuna awwala man aslamakatakanlah, sesungguhnya aku diperintahkan agar menjadi orang pertama yang berserah diri
  3. وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُشْرِكِينَwa-laa takuunanna mina l-mushrikiinadan janganlah sekali-kali engkau termasuk golongan orang-orang musyrik
Aplikasi

Kriteria pelindung sejati yang diajukan: yang 'memberi makan dan tidak diberi makan', yakni yang berdiri sendiri (tidak bergantung), bukan yang justru butuh disokong. Konkretnya: saat memilih ke mana menaruh kepercayaan/perlindungan utama dalam hidup (relasi, institusi, harta), pertimbangkan apakah sumber itu sendiri stabil dan tidak rapuh, bergantung sepenuhnya pada sesuatu yang sama rentannya denganmu adalah fondasi yang keliru.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain merender s-l-m di sini via 'berserah'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN -2). PASS: retrofit kau/engkau/kalian menyusul. Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini (Pak FD 2026-07-15): islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. Lih. Versi lama catatan ini keliru di kedua titik itu;).