وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِنْ يَمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Jika Allah menimpakan kemudaratan kepadamu, tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia; dan jika Dia menimpakan kebaikan kepadamu, Dia berkuasa atas segala sesuatu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَwa-in yamsaska llaahu bi-durrin fa-laa kaashifa lahu illaa huwajika Allah menimpakan kemudaratan kepadamu, tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia
  2. وَإِنْ يَمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌwa-in yamsaska bi-khayrin fa-huwa alaa kulli shay'in qadiirundan jika Dia menimpakan kebaikan kepadamu, Dia berkuasa atas segala sesuatu
Aplikasi

Baik kesulitan maupun kebaikan ditelusuri kembali ke satu sumber kendali yang sama, bukan dua kekuatan terpisah yang saling bersaing. Konkretnya: saat menghadapi kesulitan, mengarahkan harap dan usaha pada sumber kendali utama (bukan hanya sebab-sebab perantara yang tampak) memberi orientasi yang lebih stabil daripada larut dalam mencari kambing hitam pada sebab-sebab kecil di permukaan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.