وَإِنْ كَانَ كَبُرَ عَلَيْكَ إِعْرَاضُهُمْ فَإِنِ اسْتَطَعْتَ أَنْ تَبْتَغِيَ نَفَقًا فِي الْأَرْضِ أَوْ سُلَّمًا فِي السَّمَاءِ فَتَأْتِيَهُمْ بِآيَةٍ ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَمَعَهُمْ عَلَى الْهُدَىٰ ۚ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْجَاهِلِينَ
Jika keberpalingan mereka terasa berat bagimu, maka jika engkau mampu mencari lubang di bumi atau tangga ke langit, lalu engkau mendatangkan tanda kepada mereka, lakukanlah. Dan seandainya Allah menghendaki, tentu Dia akan mengumpulkan mereka semua atas petunjuk. Maka janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang bodoh.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِنْ كَانَ كَبُرَ عَلَيْكَ إِعْرَاضُهُمْ فَإِنِ اسْتَطَعْتَ أَنْ تَبْتَغِيَ نَفَقًا فِي الْأَرْضِ أَوْ سُلَّمًا فِي السَّمَاءِ فَتَأْتِيَهُمْ بِآيَةٍwa-in kaana kabura alayka i'raaduhum fa-ini stata'ta an tabtaghiya nafaqan fii l-ardi aw sullaman fii s-samaa'i fa-ta'tiyahum bi-aayatinjika keberpalingan mereka terasa berat bagimu, maka jika engkau mampu mencari lubang di bumi atau tangga ke langit, lalu engkau mendatangkan tanda kepada mereka, lakukanlah
- وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَمَعَهُمْ عَلَى الْهُدَىٰwa-law shaa'a llaahu la-jama'ahum alaa l-hudaadan seandainya Allah menghendaki, tentu Dia akan mengumpulkan mereka semua atas petunjuk
- فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْجَاهِلِينَfa-laa takuunanna mina l-jaahiliinamaka janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang bodoh
Aplikasi
Sekalipun Nabi ingin memenuhi tuntutan tanda spektakuler (hiperbola 'lubang di bumi atau tangga ke langit'), ditegaskan seandainya Allah menghendaki Dia bisa menyatukan semua orang pada petunjuk, jangan sampai keinginan membuktikan diri mendorong tindakan yang tidak proporsional. Konkretnya: saat usaha meyakinkan orang lain tak kunjung berhasil, waspadai dorongan untuk melakukan hal ekstrem demi validasi, ada batas wajar usaha yang perlu dihormati, bukan dipaksakan sampai kehilangan akal sehat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian;). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.