قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَبْغِي رَبًّا وَهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍ ۚ وَلَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ إِلَّا عَلَيْهَا ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Katakanlah, “Apakah aku mencari tuhan selain Allah, padahal Dia adalah Tuhan segala sesuatu? Dan tidaklah setiap jiwa mengusahakan sesuatu kecuali atas dirinya sendiri. Dan seorang pemikul dosa tidak memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhan kalian tempat kembali kalian, lalu Dia memberitahukan kepada kalian apa yang dahulu kalian perselisihkan.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَبْغِي رَبًّا وَهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍqul a-ghayra llaahi abghii rabban wa-huwa rabbu kulli shay'inkatakanlah, apakah aku mencari tuhan selain Allah, padahal Dia adalah Tuhan segala sesuatu
- وَلَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ إِلَّا عَلَيْهَاwa-laa taksibu kullu nafsin illaa alayhaadan tidaklah setiap jiwa mengusahakan sesuatu kecuali atas dirinya sendiri
- وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰwa-laa taziru waaziratun wizra ukhraadan seorang pemikul dosa tidak memikul dosa orang lain
- ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَtsumma ilaa rabbikum marji'ukum fa-yunabbi'ukum bimaa kuntum fiihi takhtalifuunakemudian kepada Tuhan kalian tempat kembali kalian, lalu Dia memberitahukan kepada kalian apa yang dahulu kalian perselisihkan
Aplikasi
Prinsip tegas: 'tidaklah setiap jiwa mengusahakan dosa kecuali atas dirinya sendiri; seorang pemikul tidak memikul beban orang lain', tidak ada transfer beban moral, baik dosa maupun pahala, antar-individu. Konkretnya: tanggung jawab atas pilihan dan tindakan seseorang sepenuhnya melekat pada diri sendiri, tidak bisa dialihkan ke orang lain (menyalahkan orang tua, lingkungan, atau nasib sepenuhnya) maupun ditumpangi oleh orang lain (mengandalkan jasa baik orang lain untuk menutupi kesalahan sendiri), akuntabilitas personal ini adalah fondasi yang tidak bisa dinegosiasikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, gh-y-r, a-l-h, b-gh-y, r-b-b, k-l-l, sh-y-a, k-s-b, n-f-s, w-z-r, a-kh-r, r-j-', n-b-a, k-w-n, kh-l-f): abghii diterjemahkan 'mencari' (akar b-gh-y); laa taziru waaziratun wizra ukhraa diterjemahkan 'seorang pemikul tidak memikul beban orang lain', akar w-z-r (wizr=beban dosa; prinsip tanggung-jawab pribadi); takhtalifuun diterjemahkan 'perselisihkan' (akar kh-l-f, ikhtilaaf, bertaut 4:82). gloss '(pantas)/(Nabi Muhammad)' dibuang.