قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَqaalaa rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa-in lam taghfir lanaa wa-tarhamnaa la-nakuunanna mina l-khaasiriinakeduanya berkata, ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri, jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi
Aplikasi

Kontras tegas dengan respons Iblis (7:16): Adam dan Hawa mengakui penuh 'kami telah menzalimi diri kami sendiri', bukan menyalahkan pihak lain, sambil memohon ampunan dan rahmat. Konkretnya: respons yang sehat terhadap kesalahan sendiri adalah pengakuan penuh tanpa melempar tanggung jawab ke pihak lain, disertai permohonan perbaikan, pola 'aku yang salah, tolong bantu aku memperbaikinya' jauh lebih produktif dan lebih cepat memulihkan keadaan daripada pola menyalahkan yang memperpanjang kerusakan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…gampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami terma…”. ' Corpus ayat ini: «tagofiro, tanpa-al»; «taroHamo, tanpa-al». ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf') · verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109).