وَبَيْنَهُمَا حِجَابٌ ۚ وَعَلَى الْأَعْرَافِ رِجَالٌ يَعْرِفُونَ كُلًّا بِسِيمَاهُمْ ۚ وَنَادَوْا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ ۚ لَمْ يَدْخُلُوهَا وَهُمْ يَطْمَعُونَ

Dan di antara keduanya ada dinding pemisah, dan di atas tempat-tempat yang tinggi ada orang-orang yang mengenali masing-masing dengan tanda-tanda mereka. Dan mereka menyeru para penghuni taman, “Salam sejahtera atas kalian.” Mereka belum memasukinya, padahal mereka mengharapkannya.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. وَبَيْنَهُمَا حِجَابٌwa-baynahumaa hijaabundan di antara keduanya ada dinding pemisah
  2. وَعَلَى الْأَعْرَافِ رِجَالٌ يَعْرِفُونَ كُلًّا بِسِيمَاهُمْwa-alaa l-a'raafi rijaalun ya'rifuuna kullan bi-siimaahumdan di atas tempat-tempat yang tinggi ada orang-orang yang mengenali masing-masing dengan tanda-tanda mereka
  3. وَنَادَوْا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْwa-naadaw ashaaba l-jannati an salaamun alaykumdan mereka menyeru para penghuni taman, salam sejahtera atas kalian
  4. لَمْ يَدْخُلُوهَا وَهُمْ يَطْمَعُونَlam yadkhuluuhaa wa-hum yatma'uunamereka belum memasukinya, padahal mereka mengharapkannya
Aplikasi

Al-A'raaf ('tempat yang tertinggi') digambarkan sebagai kondisi antara, belum masuk surga, tapi 'sangat ingin (memasukinya)', sebuah kategori transisi yang digambarkan dengan simpati (berharap), bukan kecaman. Konkretnya: ada ruang untuk kondisi 'belum sampai tapi masih berharap dan berusaha' dalam menilai perjalanan hidup seseorang (termasuk diri sendiri), tidak semua hal harus dikategorikan biner selesai/gagal; posisi menunggu dengan harapan yang tulus adalah kondisi yang diakui punya tempatnya sendiri.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(HJJ): *al-a'raaf* diterjemahkan '', yang sudah ada. Lane hlm 2015 *'urf* (jamak): 'all signify likewise. an elevated portion of the earth or ground.' cabang-ketinggian ini melainkan sudah jadi putusan proyek, itulah yang membuat opsi nomina-umum *'arafaat* layak masuk zona (bukan spekulasi liar). ⟶: *'alaykum* = 2MP diterjemahkan 'kepada '. Entri via penuntasan-cakupan kelompok ziarah/'-m-r (20 Jul, permintaan Pak FD): basis terjemahan lain + penerapan konvensi TERPUTUS saja, (2MP diterjemahkan kalian, 2MS tetap), (buang gloss musim/laku sekitar haji; 'menunaikan/melaksanakan haji' diterjemahkan 'berhaji'), fidelitas bentuk 2:198 'Arafah' diterjemahkan 'Arafat'. TIDAK ada terjemahan baru yang diputus: akar '-m-r (9:19, 52:4) & makna Arafaat (2:198) sengaja dibiarkan/ menunggu Pak FD. Lih. /. They have not entered it, though they desire to.'