أَوَعَجِبْتُمْ أَنْ جَاءَكُمْ ذِكْرٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍ مِنْكُمْ لِيُنْذِرَكُمْ وَلِتَتَّقُوا وَلَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Apakah kalian heran bahwa telah datang kepada kalian peringatan dari Tuhan kalian, kepada seorang laki-laki dari golongan kalian, agar dia memberi peringatan kepada kalian, dan agar kalian bertakwa, dan agar kalian dirahmati?”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَوَعَجِبْتُمْ أَنْ جَاءَكُمْ ذِكْرٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍ مِنْكُمْ لِيُنْذِرَكُمْ وَلِتَتَّقُوا وَلَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَawa ajibtum an jaa'akum dzikrun min rabbikum alaa rajulin minkum li-yundzirakum wa-li-tattaquu wa-la'allakum turhamuunaapakah kalian heran bahwa telah datang kepada kalian peringatan dari Tuhan kalian, kepada seorang laki-laki dari golongan kalian, agar dia memberi peringatan kepada kalian, dan agar kalian bertakwa, dan agar kalian dirahmati
Aplikasi
Keheranan kaum Nuh justru pada hal yang sederhana: peringatan datang lewat 'seorang laki-laki dari golongan kalian', kewajaran/kedekatan pembawa pesan dijadikan alasan meragukan, bukan kekaguman. Konkretnya: kebenaran atau nasihat berharga sering datang dari orang biasa di sekitar (bukan hanya figur yang dianggap istimewa/jauh), jangan meremehkan pesan penting hanya karena datang dari sumber yang tampak 'biasa saja' atau familiar, kedekatan bukan alasan sah untuk mengabaikannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “Tuhanmu” diterjemahkan “Tuhan kalian”; “kepadamu,” diterjemahkan “kepada kalian,”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. ' Corpus ayat ini: «turoHamu, tanpa-al». verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109).