فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ
Maka gempa menimpa mereka, sehingga mereka bergelimpangan di tempat tinggal mereka.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَfa-akhadzatsumu r-rajfatu fa-asbahuu fii daarihim jaatsimiinamaka gempa menimpa mereka, sehingga mereka bergelimpangan di tempat tinggal mereka
Aplikasi
Konsekuensi (gempa) menimpa mereka justru 'di tempat tinggal mereka', situs kebanggaan arsitektur yang baru saja disebut sebagai nikmat (7:74) menjadi lokasi kehancuran mereka sendiri. Konkretnya: pencapaian atau kepemilikan yang dibanggakan tidak memberi perlindungan otomatis dari konsekuensi tindakan buruk, justru tempat yang paling dibanggakan bisa menjadi saksi langsung kehancuran jika nilai-nilai dasar diabaikan, sebuah pengingat bahwa kemegahan fisik tidak bisa menggantikan integritas moral.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, r-j-f, s-b-h, d-w-r, j-ts-m): rajfah diterjemahkan 'gempa (guncangan)' (akar r-j-f); jaathimiin diterjemahkan 'bergelimpangan (tersungkur mati)' (akar j-ts-m). gloss '(dahsyat)/(mayat-mayat yang)/(reruntuhan)' dibuang.