Ayat 7:80
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ
Dan ingatlah Lut, ketika ia berkata kepada kaumnya, “Apakah kalian mengerjakan perbuatan keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun sebelum kalian di antara seisi alam?”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَwa-luutan idz qaala li-qawmihi a-ta'tuuna l-faahishata maa sabaqakum bihaa min ahadin mina l-aalamiinadan ingatlah Lut, ketika ia berkata kepada kaumnya, apakah kalian mengerjakan perbuatan keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun sebelum kalian di antara seisi alam
Aplikasi
Lut membingkai pelanggaran kaumnya sebagai sesuatu yang 'belum pernah dikerjakan oleh seorang pun sebelum kalian di antara seisi alam', penekanan pada keunikan/keparahan pelanggaran yang benar-benar baru, bukan sekadar pengulangan pola lama. Konkretnya: menyadari bahwa suatu perilaku benar-benar baru dan belum pernah dilakukan siapa pun sebelumnya (bukan sekadar 'semua orang melakukannya') seharusnya memicu kewaspadaan ekstra, bukan dianggap wajar hanya karena sudah menjadi kebiasaan kelompok saat ini.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
maa sabaqakum bihaa min ahadin MINA L-'AaLAMIiN, terjemahan lain 'di dunia ini' (belahan ke-6) diterjemahkan 'di antara seisi alam'; 2MP diterjemahkan kalian. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'the SORTS of created beings… it has this form because it INCLUDES MANKIND'.
Ayat 7:81
إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ
“Sesungguhnya kalian benar-benar mendatangi laki-laki dengan syahwat, bukan perempuan. Bahkan kalian adalah kaum yang melampaui batas.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِinnakum la-ta'tuuna r-rijaala shahwatan min duuni n-nisaa'isesungguhnya kalian benar-benar mendatangi laki-laki dengan syahwat, bukan perempuan
- بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَbal antum qawmun musrifuunabahkan kalian adalah kaum yang melampaui batas
Aplikasi
Kaum Lut secara eksplisit disebut 'kaum yang melampaui batas (musrifuun)', istilah yang sama dipakai untuk berbagai pelanggaran lain dalam surah ini (pemborosan, sombong berlebihan), menandakan 'melampaui batas' sebagai kategori pelanggaran yang berlaku luas, bukan spesifik satu jenis dosa saja. Konkretnya: 'melampaui batas' sebagai kerangka evaluasi berlaku luas ke berbagai aspek hidup (keuangan, relasi, kebiasaan), melatih kepekaan terhadap kapan sesuatu sudah 'melampaui batas wajar' adalah keterampilan yang berguna lintas konteks, bukan aturan khusus untuk satu situasi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-t-y, r-j-l, sh-h-w, d-w-n, n-s-w, q-w-m, s-r-f): ta'tuuna r-rijaal shahwatan diterjemahkan 'mendatangi laki-laki dengan syahwat'; musrifuun diterjemahkan 'melampaui batas' (akar s-r-f, israaf). Selaras.
Ayat 7:82
وَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَخْرِجُوهُمْ مِنْ قَرْيَتِكُمْ ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ
Dan tidaklah jawaban kaumnya kecuali mereka berkata, “Usirlah mereka dari negeri kalian; sesungguhnya mereka orang-orang yang menyucikan diri.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَخْرِجُوهُمْ مِنْ قَرْيَتِكُمْwa-maa kaana jawaaba qawmihi illaa an qaaluu akhrijuuhum min qaryatikumdan tidaklah jawaban kaumnya kecuali mereka berkata, usirlah mereka dari negeri kalian
- إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَinnahum unaasun yatatahharuunasesungguhnya mereka orang-orang yang menyucikan diri
Aplikasi
Respons kaumnya bukan pembelaan, melainkan usulan pengusiran, dengan sindiran sinis: 'mereka orang-orang yang (hendak) menyucikan diri', standar moral yang berbeda justru dianggap sebagai ancaman yang harus disingkirkan, bukan diperiksa. Konkretnya: berpegang pada standar yang lebih ketat/berbeda dari mayoritas kadang direspons dengan sinisme atau usaha menyingkirkan, bukan dialog jujur, bersiap menghadapi respons semacam ini penting bagi siapa pun yang memilih menjaga standar berbeda dari kebiasaan sekitarnya, tanpa membiarkan sinisme itu menggoyahkan pendirian yang benar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, j-w-b, q-w-m, q-w-l, kh-r-j, q-r-y, a-n-s, t-h-r): akhrijuuhum diterjemahkan 'usirlah mereka' (akar kh-r-j); yatatahharuun diterjemahkan 'menyucikan diri' (akar t-h-r putaran THR; diucapkan sinis oleh pelaku kerusakan). gloss '(Lut dan pengikutnya)' dibuang.
Ayat 7:83
فَأَنْجَيْنَاهُ وَأَهْلَهُ إِلَّا امْرَأَتَهُ كَانَتْ مِنَ الْغَابِرِينَ
Maka Kami selamatkan dia dan keluarganya, kecuali istrinya; ia termasuk orang-orang yang tertinggal.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَأَنْجَيْنَاهُ وَأَهْلَهُ إِلَّا امْرَأَتَهُ كَانَتْ مِنَ الْغَابِرِينَfa-anjaynaahu wa-ahlahu illaa mra'atahu kaanat mina l-ghaabiriinamaka Kami selamatkan dia dan keluarganya, kecuali istrinya, ia termasuk orang-orang yang tertinggal
Aplikasi
Istri Lut termasuk yang 'tertinggal' meski berada dalam keluarga terdekat pembawa kebenaran, kedekatan hubungan keluarga tidak otomatis menjamin keselamatan bersama jika komitmen nilai tidak benar-benar dibagi. Konkretnya: kedekatan hubungan (keluarga, pernikahan, pertemanan dekat) tidak menggantikan kebutuhan setiap individu untuk memiliki komitmennya sendiri terhadap nilai yang benar, seseorang tidak bisa 'menumpang selamat' hanya karena dekat dengan orang yang berkomitmen, tanggung jawab tetap personal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-j-w, a-h-l, m-r-a, k-w-n, gh-b-r): anjaynaa diterjemahkan 'menyelamatkan' (akar n-j-w); ghaabiriin diterjemahkan 'mereka yang tertinggal' (akar gh-b-r). gloss '(orang-orang kafir)' dibuang.
Ayat 7:84
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًا ۖ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُجْرِمِينَ
Dan Kami menghujani mereka dengan hujan. Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًاwa-amtarnaa alayhim matarandan Kami menghujani mereka dengan hujan
- فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُجْرِمِينَfa-nzhur kayfa kaana aaqibatu l-mujrimiinamaka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa
Aplikasi
Ajakan berulang 'perhatikanlah bagaimana akhir para pendurhaka', pola yang sama muncul di berbagai kisah kehancuran, menegaskan lagi anjuran mengamati hasil nyata sebagai metode verifikasi, bukan sekadar menerima klaim. Konkretnya: mengamati hasil akhir dari berbagai pilihan hidup orang lain (bukan hanya mendengar klaim atau janji) adalah metode pembelajaran yang eksplisit dianjurkan berulang-ulang di sini, belajar dari pola hasil nyata orang lain adalah cara yang lebih andal daripada berasumsi tanpa bukti.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar m-t-r, n-zh-r, k-y-f, k-w-n, '-q-b, j-r-m): amtarnaa mataran diterjemahkan 'menghujani dengan hujan' (akar m-t-r; terjemahan lain menambah '(batu)', dibuang, teks tak menyebut jenisnya di ayat ini); aaqibat al-mujrimiin diterjemahkan 'akhir para pendurhaka' (akar '-q-b + akar j-r-m).