وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ

Dan orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Kami akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَwa-lladziina kadzdzabuu bi-aayaatinaa sa-nastadrijuhum min haytsu laa ya'lamuunadan orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Kami akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui
Aplikasi

Istidraj, proses menuju kehancuran yang 'berangsur-angsur. dari arah yang tidak mereka ketahui', bahaya yang paling mengkhawatirkan justru yang tidak disadari sedang terjadi, bukan yang tiba-tiba dan jelas. Konkretnya: kemunduran yang paling berbahaya sering bukan yang tiba-tiba dan jelas, melainkan yang berlangsung perlahan dan tidak disadari (kebiasaan buruk kecil yang menumpuk, kompromi nilai yang bertahap), kewaspadaan terhadap perubahan gradual pada diri sendiri sama pentingnya dengan kewaspadaan terhadap ancaman yang tiba-tiba dan jelas.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.