فَأَعْقَبَهُمْ نِفَاقًا فِي قُلُوبِهِمْ إِلَىٰ يَوْمِ يَلْقَوْنَهُ بِمَا أَخْلَفُوا اللَّهَ مَا وَعَدُوهُ وَبِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ
Maka Dia menyusulkan kemunafikan dalam hati mereka sampai hari mereka menemui-Nya, karena mereka mengingkari kepada Allah apa yang mereka janjikan kepada-Nya dan karena mereka selalu berdusta.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَأَعْقَبَهُمْ نِفَاقًا فِي قُلُوبِهِمْ إِلَىٰ يَوْمِ يَلْقَوْنَهُ بِمَا أَخْلَفُوا اللَّهَ مَا وَعَدُوهُ وَبِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَfa-a'qabahum nifaaqan fii quluubihim ilaa yawmi yalqawnahu bimaa akhlafuu llaaha maa wa'aduuhu wa-bimaa kaanuu yakdzibuunamaka Dia menyusulkan kemunafikan dalam hati mereka sampai hari mereka menemui-Nya, karena mereka mengingkari kepada Allah apa yang mereka janjikan kepada-Nya dan karena mereka selalu berdusta
Aplikasi
Konsekuensi jangka panjang dari janji yang diingkari: 'Dia menyusulkan kemunafikan dalam hati mereka sampai hari mereka menemui-Nya', satu pengingkaran janji tidak sekadar berlalu, melainkan tertanam menjadi sifat yang bertahan lama. Konkretnya: mengingkari janji atau komitmen penting bukan sekadar insiden yang berlalu tanpa bekas, pola itu cenderung tertanam dan memengaruhi karakter secara berkelanjutan, sebuah alasan kuat untuk sangat berhati-hati sebelum membuat janji yang tidak yakin bisa ditepati.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-q-b, n-f-q, q-l-b, y-w-m, l-q-y, kh-l-f, a-l-h, w-'-d, k-w-n, k-dz-b): a'qaba diterjemahkan 'menyusulkan (mengakibatkan)' (akar '-q-b); nifaaq diterjemahkan 'kemunafikan' (akar n-f-q); quluub diterjemahkan 'hati' (akar q-l-b); akhlafuu diterjemahkan 'mengingkari (janji)' (akar kh-l-f). gloss '(akibat kekikiran itu)' dibuang.