يَعْتَذِرُونَ إِلَيْكُمْ إِذَا رَجَعْتُمْ إِلَيْهِمْ ۚ قُلْ لَا تَعْتَذِرُوا لَنْ نُؤْمِنَ لَكُمْ قَدْ نَبَّأَنَا اللَّهُ مِنْ أَخْبَارِكُمْ ۚ وَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Mereka akan membuat-buat alasan kepada kalian ketika kalian telah pulang kepada mereka. Katakanlah, “Janganlah kalian membuat-buat alasan. Kami tidak percaya lagi kepada kalian. Sungguh, Allah telah memberitahukan kepada kami sebagian berita kalian.” Dan Allah akan melihat pekerjaan kalian, dan Rasul-Nya. Kemudian kalian dikembalikan kepada yang mengetahui segala yang gaib dan yang nyata, lalu Dia memberitakan kepada kalian apa yang selama ini kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. يَعْتَذِرُونَ إِلَيْكُمْ إِذَا رَجَعْتُمْ إِلَيْهِمْya'tadziruuna ilaykum idzaa raja'tum ilayhimmereka akan membuat-buat alasan kepada kalian ketika kalian telah pulang kepada mereka
  2. قُلْ لَا تَعْتَذِرُوا لَنْ نُؤْمِنَ لَكُمْ قَدْ نَبَّأَنَا اللَّهُ مِنْ أَخْبَارِكُمْqul laa ta'tadziruu lan nu'mina lakum qad nabba'anaa llaahu min akhbaarikumkatakanlah, janganlah kalian membuat-buat alasan, kami tidak percaya lagi kepada kalian, sungguh Allah telah memberitahukan kepada kami sebagian berita kalian
  3. وَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَwa-sa-yaraa llaahu amalakum wa-rasuuluhu tsumma turadduuna ilaa aalimi l-ghaybi wa-sh-shahaadati fa-yunabbi'ukum bimaa kuntum ta'maluunadan Allah akan melihat pekerjaan kalian, dan Rasul-Nya, kemudian kalian dikembalikan kepada yang mengetahui segala yang gaib dan yang nyata, lalu Dia memberitakan kepada kalian apa yang selama ini kalian kerjakan
Aplikasi

Kredibilitas yang sudah rusak akibat pola kebohongan berulang membuat penjelasan berikutnya (meski mungkin sebagiannya benar) tidak lagi dipercaya: 'Kami tidak percaya lagi kepada kalian'. Konkretnya: pola kebohongan yang berulang secara alami mengikis kepercayaan terhadap penjelasan-penjelasan berikutnya, bahkan yang mungkin genuine, menjaga kredibilitas dengan konsisten jujur sejak awal jauh lebih mudah daripada mencoba memulihkannya setelah pola ketidakjujuran sudah terbentuk.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

AaLIMU l-ghaybi (lema partisip berobjek, BEDA dari aliim) diterjemahkan 'yang mengetahui segala yang gaib', 'Maha' dilepas, bentuk verbal dijaga (bukan pembelahan; corpus membedakan lema);: seluruh kamu = 2MP (munafik) diterjemahkan kalian. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').