هُوَ الَّذِي يُسَيِّرُكُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا كُنْتُمْ فِي الْفُلْكِ وَجَرَيْنَ بِهِمْ بِرِيحٍ طَيِّبَةٍ وَفَرِحُوا بِهَا جَاءَتْهَا رِيحٌ عَاصِفٌ وَجَاءَهُمُ الْمَوْجُ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ أُحِيطَ بِهِمْ ۙ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ لَئِنْ أَنْجَيْتَنَا مِنْ هَٰذِهِ لَنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَ

Dialah yang menjadikan kalian dapat melakukan perjalanan di daratan dan di lautan. Sehingga ketika kalian berada di dalam kapal, lalu kapal itu berlayar membawa mereka dengan tiupan angin yang baik dan mereka bergembira karenanya, tiba-tiba datang kepadanya angin yang dahsyat dan gelombang menimpa mereka dari segenap penjuru, dan mereka pun mengira telah terkepung. Mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan pertanggungjawaban kepada-Nya, “Sekiranya Engkau menyelamatkan kami dari ini, pasti kami termasuk orang-orang yang bersyukur.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. هُوَ الَّذِي يُسَيِّرُكُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِhuwa lladzii yusayyirukum fii l-barri wa-l-bahriDialah yang menjadikan kalian dapat melakukan perjalanan di daratan dan di lautan
  2. حَتَّىٰ إِذَا كُنْتُمْ فِي الْفُلْكِ وَجَرَيْنَ بِهِمْ بِرِيحٍ طَيِّبَةٍ وَفَرِحُوا بِهَا جَاءَتْهَا رِيحٌ عَاصِفٌ وَجَاءَهُمُ الْمَوْجُ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ أُحِيطَ بِهِمْhattaa idzaa kuntum fii l-fulki wa-jarayna bihim bi-riihin tayyibatin wa-farihuu bihaa jaa'atsaa riihun aasifun wa-jaa'ahumu l-mawju min kulli makaanin wa-zhannuu annahum uhiita bihimsehingga ketika kalian berada di dalam kapal, lalu kapal itu berlayar membawa mereka dengan tiupan angin yang baik dan mereka bergembira karenanya, tiba-tiba datang kepadanya angin yang dahsyat dan gelombang menimpa mereka dari segenap penjuru, dan mereka pun mengira telah terkepung
  3. دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ لَئِنْ أَنْجَيْتَنَا مِنْ هَٰذِهِ لَنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَda'awu llaaha mukhlisiina lahu d-diina la-in anjaytanaa min haadzihi la-nakuunanna mina sh-shaakiriinamereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan pertanggungjawaban kepada-Nya, sekiranya Engkau menyelamatkan kami dari ini, pasti kami termasuk orang-orang yang bersyukur
Aplikasi

Gambaran vivid ketulusan doa di tengah badai di laut, permohonan yang sepenuhnya tulus muncul justru pada momen paling genting dan tak berdaya. Konkretnya: momen-momen paling genting dalam hidup (di mana kendali benar-benar terasa hilang) sering memunculkan ketulusan doa/permohonan yang paling murni, mengenali dan mengingat kembali kualitas ketulusan ini bisa jadi pengingat berharga untuk dijaga bahkan saat situasi sudah kembali tenang.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain merender diin di sini sbg 'ketaatan/pengabdian'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout batch (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar; retrofit kau/engkau/kalian menyusul. ' Akar akar d-y-n (dyn), sense 'ketaatan/pengabdian kepada Allah'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).