قُلْ هَلْ مِنْ شُرَكَائِكُمْ مَنْ يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ ۚ قُلِ اللَّهُ يَهْدِي لِلْحَقِّ ۗ أَفَمَنْ يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ أَحَقُّ أَنْ يُتَّبَعَ أَمَّنْ لَا يَهِدِّي إِلَّا أَنْ يُهْدَىٰ ۖ فَمَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ

Katakanlah, “Apakah di antara sekutu-sekutu kalian ada yang membimbing pada kebenaran?” Katakanlah, “Allah membimbing pada kebenaran.” Maka apakah yang membimbing pada kebenaran lebih berhak diikuti, ataukah yang tidak mampu membimbing kecuali dibimbing? Maka, ada apa dengan kalian? Bagaimanakah kalian memberi keputusan?

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. قُلْ هَلْ مِنْ شُرَكَائِكُمْ مَنْ يَهْدِي إِلَى الْحَقِّqul hal min shurakaa'ikum man yahdii ilaa l-haqqikatakanlah, apakah di antara sekutu-sekutu kalian ada yang membimbing pada kebenaran
  2. قُلِ اللَّهُ يَهْدِي لِلْحَقِّquli llaahu yahdii li-l-haqqikatakanlah, Allah membimbing pada kebenaran
  3. أَفَمَنْ يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ أَحَقُّ أَنْ يُتَّبَعَ أَمَّنْ لَا يَهِدِّي إِلَّا أَنْ يُهْدَىٰa-fa-man yahdii ilaa l-haqqi ahaqqu an yuttaba'a amman laa yahiddii illaa an yuhdaamaka apakah yang membimbing pada kebenaran lebih berhak diikuti, ataukah yang tidak mampu membimbing kecuali dibimbing
  4. فَمَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَfa-maa lakum kayfa tahkumuunamaka, ada apa dengan kalian, bagaimanakah kalian memberi keputusan
Aplikasi

Kriteria kepemimpinan/otoritas yang jelas diajukan: 'apakah yang membimbing pada kebenaran lebih berhak diikuti ataukah yang tidak mampu membimbing bahkan perlu dibimbing?', standar akal sehat untuk menentukan siapa yang layak diikuti. Konkretnya: sebelum mengikuti seseorang atau sesuatu sebagai panduan/otoritas, tanyakan apakah pihak itu sendiri benar-benar mampu memberi arah yang jelas, atau justru dirinya sendiri membutuhkan bimbingan, kriteria sederhana ini (mampu membimbing vs. perlu dibimbing) mencegah mengikuti otoritas yang sebenarnya tidak layak.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

shurakaa'iKUM/laKUM/tahkumuun = 2MP diterjemahkan kalian. Penutup: fa-maa laKUM kayfa TAHKUMUuN, verba hakama utk MANUSIA yang memutus serampangan. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan). hakamah = kekang kuda ('a kind of CURB'); hikmah = 'what prevents from IGNORANT behaviour'; hakiim = 'possessing hikmah' DAN 'fa'iil in the sense of MUF'IL' (IAth) = yang mengukuhkan. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).