بَلْ كَذَّبُوا بِمَا لَمْ يُحِيطُوا بِعِلْمِهِ وَلَمَّا يَأْتِهِمْ تَأْوِيلُهُ ۚ كَذَٰلِكَ كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الظَّالِمِينَ

Bahkan, mereka mendustakan apa yang mereka belum mengetahuinya dengan sempurna dan belum datang kepada mereka penjelasannya. Demikianlah, orang-orang sebelum mereka pun telah mendustakan. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang zalim.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. بَلْ كَذَّبُوا بِمَا لَمْ يُحِيطُوا بِعِلْمِهِ وَلَمَّا يَأْتِهِمْ تَأْوِيلُهُbal kadzdzabuu bi-maa lam yuhiituu bi-ilmihi wa-lammaa ya'tihim ta'wiiluhubahkan, mereka mendustakan apa yang mereka belum mengetahuinya dengan sempurna dan belum datang kepada mereka penjelasannya
  2. كَذَٰلِكَ كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْka-dzaalika kadzdzaba lladziina min qablihimdemikianlah, orang-orang sebelum mereka pun telah mendustakan
  3. فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الظَّالِمِينَfa-nzhur kayfa kaana aaqibatu zh-zhaalimiinamaka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang zalim
Aplikasi

Kritik terhadap penolakan prematur: 'mereka mendustakan apa yang mereka belum mengetahuinya dengan sempurna', menolak sesuatu sebelum benar-benar memahaminya adalah kesalahan metodologis, bukan skeptisisme yang sehat. Konkretnya: menolak sepenuhnya sesuatu sebelum benar-benar berusaha memahaminya secara menyeluruh adalah kesalahan berpikir yang berbeda dari skeptisisme yang sehat (yang tetap terbuka memeriksa sebelum memutuskan), memastikan pemahaman yang memadai sebelum menolak sesuatu adalah kedisiplinan intelektual dasar.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).