فَلَمَّا أَلْقَوْا قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئْتُمْ بِهِ السِّحْرُ ۖ إِنَّ اللَّهَ سَيُبْطِلُهُ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِينَ
Maka ketika mereka melemparkan, Musa berkata, “Apa yang kalian bawa itu adalah sihir. Sesungguhnya Allah akan membatalkannya. Sesungguhnya Allah tidak memperbaiki perbuatan orang-orang yang berbuat kerusakan.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَلَمَّا أَلْقَوْا قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئْتُمْ بِهِ السِّحْرُfa-lammaa alqaw qaala muusaa maa ji'tum bihi s-sihrumaka ketika mereka melemparkan, Musa berkata, apa yang kalian bawa itu adalah sihir
- إِنَّ اللَّهَ سَيُبْطِلُهُinna llaaha sa-yubtiluhusesungguhnya Allah akan membatalkannya
- إِنَّ اللَّهَ لَا يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِينَinna llaaha laa yuslihu amala l-mufsidiinasesungguhnya Allah tidak memperbaiki perbuatan orang-orang yang berbuat kerusakan
Aplikasi
Musa secara terbuka menamai apa yang sedang terjadi ('Apa yang kalian bawa itu adalah sihir') sambil menegaskan keyakinan bahwa hasil yang dibangun dari kerusakan tidak akan 'diperbaiki' atau bertahan. Konkretnya: menyebut sesuatu dengan nama yang tepat secara terbuka (bukan menghindari konfrontasi dengan eufemisme) dipasangkan dengan keyakinan bahwa usaha yang dibangun di atas kerusakan tidak akan bertahan pada akhirnya, kejujuran langsung dan kepercayaan pada hasil jangka panjang berjalan bersamaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar l-q-y, q-w-l, j-y-a, s-h-r, a-l-h, b-t-l, s-l-h, '-m-l, f-s-d): sihr diterjemahkan 'sihir' (akar s-h-r); sa-yubtiluh diterjemahkan 'akan membatalkannya' (akar b-t-l); yuslihu diterjemahkan 'memperbaiki' (akar s-l-h); mufsidiin diterjemahkan 'yang berbuat kerusakan' (akar f-s-d). gloss '(tali-temali)/(mengalahkan)/(membiarkan)' dibuang.