وَلَمَّا جَاءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِيءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالَ هَٰذَا يَوْمٌ عَصِيبٌ

Dan ketika utusan-utusan Kami datang kepada Lut, ia merasa gundah karena mereka dan merasa sempit dadanya karena mereka, dan ia berkata, “Ini hari yang sangat sulit.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَلَمَّا جَاءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِيءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالَ هَٰذَا يَوْمٌ عَصِيبٌwa-lammaa jaa'at rusulunaa luutan sii'a bihim wa-daaqa bihim dzar'an wa-qaala haadzaa yawmun asiibundan ketika utusan-utusan Kami datang kepada Lut, ia merasa gundah karena mereka dan merasa sempit dadanya karena mereka, dan ia berkata, ini hari yang sangat sulit
Aplikasi

Kejujuran tentang kesulitan: Lut 'merasa gundah. dan merasa sempit dadanya' menghadapi tamunya di tengah komunitas yang berbahaya, pengakuan jujur akan beban dan ketidakberdayaan yang dirasakan, bukan menyembunyikan kesulitan di balik ketenangan palsu.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-y-a, r-s-l, s-w-a, d-y-q, dz-r-', q-w-l, y-w-m, '-s-b): sii'a bihim diterjemahkan 'merasa gundah karena mereka' (akar s-w-'); daaqa dhar'an diterjemahkan 'merasa sempit (tak berdaya)' (akar d-y-q + akar dz-r-'); asiib diterjemahkan 'sangat sulit (genting)'. gloss '(malaikat)/(kedatangan)' + footnote dibuang.