قَالَ مَا خَطْبُكُنَّ إِذْ رَاوَدْتُنَّ يُوسُفَ عَنْ نَفْسِهِ ۚ قُلْنَ حَاشَ لِلَّهِ مَا عَلِمْنَا عَلَيْهِ مِنْ سُوءٍ ۚ قَالَتِ امْرَأَتُ الْعَزِيزِ الْآنَ حَصْحَصَ الْحَقُّ أَنَا رَاوَدْتُهُ عَنْ نَفْسِهِ وَإِنَّهُ لَمِنَ الصَّادِقِينَ

Raja berkata, “Apa urusan kalian ketika kalian menggoda Yusuf?” Mereka berkata, “Mahasuci Allah, kami tidak mengetahui suatu keburukan pun padanya.” Istri al-Aziz berkata, “Sekarang jelaslah kebenaran itu. Akulah yang menggodanya, dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang benar.”

Terjemahan bertahap (25 jeda)
  1. قَالَqaalaraja berkata
  2. مَا خَطْبُكُنَّmaa khatbukunnaapa urusan kalian
  3. إِذْidzketika
  4. رَاوَدْتُنَّraawadtunnakalian menggoda
  5. يُوسُفَYuusufaYusuf
  6. عَنْandari
  7. نَفْسِهِnafsihidirinya
  8. قُلْنَqulnamereka berkata
  9. حَاشَ لِلَّهِhaasha lillaahMahasuci Allah
  10. مَا عَلِمْنَاmaa alimnaakami tidak mengetahui
  11. عَلَيْهِalayhipadanya
  12. مِنْ سُوءٍmin suu'insuatu keburukan
  13. قَالَتِqaalatiberkata
  14. امْرَأَتُimra'atuistri
  15. الْعَزِيزِal-aziizial-Aziz
  16. الْآنَal-aanasekarang
  17. حَصْحَصَhashasajelaslah
  18. الْحَقُّal-haqqukebenaran itu
  19. أَنَاanaaaku
  20. رَاوَدْتُهُraawadtuhuyang menggodanya
  21. عَنْandari
  22. نَفْسِهِnafsihidirinya
  23. وَإِنَّهُwa-innahudan sesungguhnya dia
  24. لَمِنَla-minatermasuk
  25. الصَّادِقِينَas-saadiqiinaorang-orang yang benar
Aplikasi

Pengakuan sukarela dan penuh dari Zulaikha: 'Sekarang jelaslah kebenaran itu. Akulah yang menggodanya dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang benar', pengakuan jujur tanpa paksaan, mengoreksi kesalahan masa lalu secara terbuka. Konkretnya: mengakui kesalahan secara sukarela dan terbuka (bahkan setelah bertahun-tahun, tanpa dipaksa) adalah tindakan yang membutuhkan keberanian besar, kesediaan mengoreksi ketidakadilan masa lalu, meski terlambat, tetap bernilai dan layak dihargai sebagai bentuk integritas yang terlambat tapi tulus.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Gelar diterjemahkan 'al-'Aziiz';: khatbukunna/raawadtunna = 2FP diterjemahkan 'keadaan kalian… kalian menggoda'. Lem kaki 371 dibuang. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). not to be overcome'; azza sh-shay' = 'difficult… IMPOSSIBLE, insuperable'; 'rare, scarce… hence DEAR'; azza alayya = 'DISTRESSED me'. jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.