Ayat 13:2

اللَّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ

Allah yang meninggikan langit tanpa tiang yang kalian lihat, kemudian bersemayam di atas singgasana, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Dia mengatur urusan, Dia memerinci tanda-tanda, agar kalian meyakini pertemuan dengan Tuhan kalian.

Terjemahan bertahap (17 jeda)
  1. اللَّهُ الَّذِيAllaahu lladziiAllah yang
  2. رَفَعَrafa'ameninggikan
  3. السَّمَاوَاتِas-samaawaatilangit
  4. بِغَيْرِ عَمَدٍbi-ghayri amadintanpa tiang
  5. تَرَوْنَهَاtarawnahaayang kalian lihat
  6. ثُمَّ اسْتَوَىٰtsumma istawaakemudian bersemayam
  7. عَلَى الْعَرْشِalaa l-arshidi atas singgasana
  8. وَسَخَّرَwa-sakhkharadan menundukkan
  9. الشَّمْسَ وَالْقَمَرَash-shamsa wa-l-qamaramatahari dan bulan
  10. كُلٌّ يَجْرِيkullun yajriimasing-masing beredar
  11. لِأَجَلٍ مُسَمًّىli-ajalin musammanhingga waktu yang ditentukan
  12. يُدَبِّرُ الْأَمْرَyudabbiru l-amraDia mengatur urusan
  13. يُفَصِّلُyufassiluDia memerinci
  14. الْآيَاتِal-aayaatitanda-tanda
  15. لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
  16. بِلِقَاءِ رَبِّكُمْbi-liqaa'i rabbikumakan pertemuan dengan Tuhan kalian
  17. تُوقِنُونَtuuqinuunameyakini
Aplikasi

Langit tanpa tiang yang tampak dan benda-benda langit yang beredar 'hingga waktu yang telah ditentukan' disebut sebagai 'tanda-tanda' yang dirinci Allah justru agar manusia 'meyakini pertemuan dengan Tuhan', keteraturan kosmis dipakai sebagai jembatan menuju kesadaran akan pertanggungjawaban, bukan sekadar informasi astronomis netral. Konkretnya: ketertiban alam yang bisa diamati sehari-hari (siklus matahari-bulan, hukum alam yang presisi) semestinya berfungsi sebagai pengingat bahwa hidup manusia juga berjalan menuju satu titik pertanggungjawaban, bukan berjalan tanpa arah atau konsekuensi.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.

Ayat 13:3

وَهُوَ الَّذِي مَدَّ الْأَرْضَ وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنْهَارًا ۖ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ جَعَلَ فِيهَا زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ ۖ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Dan Dialah yang menghamparkan bumi, dan menjadikan padanya gunung-gunung yang kukuh dan sungai-sungai. Dan dari segala buah-buahan, Dia menjadikan padanya dua pasang. Dia menutupkan malam pada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

Terjemahan bertahap (15 jeda)
  1. وَهُوَ الَّذِيwa-huwa lladziidan Dialah yang
  2. مَدَّmaddamenghamparkan
  3. الْأَرْضَal-ardabumi
  4. وَجَعَلَ فِيهَاwa-ja'ala fiihaadan menjadikan padanya
  5. رَوَاسِيَrawaasiyagunung-gunung yang kukuh
  6. وَأَنْهَارًاwa-anhaarandan sungai-sungai
  7. وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِwa-min kulli ts-tsamaraatidan dari segala buah-buahan
  8. جَعَلَ فِيهَاja'ala fiihaaDia menjadikan padanya
  9. زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِzawjayni itsnaynidua pasang
  10. يُغْشِيyughshiiDia menutupkan
  11. اللَّيْلَal-laylamalam
  12. النَّهَارَan-nahaarapada siang
  13. إِنَّ فِي ذَٰلِكَinna fii dzaalikasesungguhnya pada yang demikian itu
  14. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar terdapat tanda-tanda
  15. لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَli-qawmin yatafakkaruunabagi kaum yang berpikir
Aplikasi

Ayat ini menautkan fenomena alam (gunung, sungai, buah berpasangan, pergantian malam-siang) sebagai tanda bukan bagi siapa saja, melainkan khusus 'bagi kaum yang berpikir' (yatafakkaruun), tanda itu perlu direnungkan aktif, bukan otomatis dipahami oleh siapa yang sekadar melihatnya. Konkretnya: mengamati keteraturan alam sekitar semestinya memicu perenungan sadar tentang keteraturan yang lebih besar, bukan dilewati sebagai pemandangan biasa, kebiasaan berpikir reflektif, bukan pengamatan pasif, adalah yang dituntut ayat ini.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.

Ayat 13:4

وَفِي الْأَرْضِ قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌ وَجَنَّاتٌ مِنْ أَعْنَابٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَىٰ بِمَاءٍ وَاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَىٰ بَعْضٍ فِي الْأُكُلِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

Dan di bumi terdapat bagian-bagian yang berdampingan, kebun-kebun anggur, tanaman, dan pohon-pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama, dan Kami melebihkan sebagiannya atas sebagian lain dalam rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berakal.

Terjemahan bertahap (14 jeda)
  1. وَفِي الْأَرْضِwa-fii l-ardidan di bumi
  2. قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌqita'un mutajaawiraatunbagian-bagian yang berdampingan
  3. وَجَنَّاتٌwa-jannaatundan kebun-kebun
  4. مِنْ أَعْنَابٍmin a'naabinanggur
  5. وَزَرْعٌwa-zar'undan tanaman
  6. وَنَخِيلٌwa-nakhiilundan pohon-pohon kurma
  7. صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍsinwaanun wa-ghayru sinwaaninyang bercabang dan yang tidak bercabang
  8. يُسْقَىٰ بِمَاءٍ وَاحِدٍyusqaa bi-maa'in waahidindisirami dengan air yang sama
  9. وَنُفَضِّلُwa-nufaddiludan Kami melebihkan
  10. بَعْضَهَا عَلَىٰ بَعْضٍba'dahaa alaa ba'dinsebagiannya atas sebagian lain
  11. فِي الْأُكُلِfii l-ukulidalam rasanya
  12. إِنَّ فِي ذَٰلِكَinna fii dzaalikasesungguhnya pada yang demikian itu
  13. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar terdapat tanda-tanda
  14. لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَli-qawmin ya'qiluunabagi kaum yang berakal
Aplikasi

Tanaman-tanaman yang bersebelahan, disirami oleh air yang sama, tetap menghasilkan rasa buah yang berbeda-beda, ayat ini menonjolkan variasi hasil dari kondisi input yang identik sebagai tanda 'bagi kaum yang mengerti' (ya'qiluun), bukan kebetulan tanpa makna. Konkretnya: perbedaan hasil antarindividu meski faktor-faktor luarnya tampak setara (pendidikan sama, kesempatan sama) bukan otomatis bukti ketidakadilan, ada faktor internal/kualitas yang tidak selalu terlihat, sehingga menuntut kejelian akal, bukan kesimpulan gegabah, saat menilai kesenjangan hasil.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.