Ayat 14:21

وَبَرَزُوا لِلَّهِ جَمِيعًا فَقَالَ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا مِنْ عَذَابِ اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ ۚ قَالُوا لَوْ هَدَانَا اللَّهُ لَهَدَيْنَاكُمْ ۖ سَوَاءٌ عَلَيْنَا أَجَزِعْنَا أَمْ صَبَرْنَا مَا لَنَا مِنْ مَحِيصٍ

Dan mereka semua berkumpul menghadap Allah, lalu orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Sesungguhnya kami dahulu pengikut kalian, maka dapatkah kalian mencukupi kami dari azab Allah sedikit pun?” Mereka menjawab, “Sekiranya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami memberi petunjuk kepada kalian. Sama saja bagi kami, apakah kami mengeluh atau bersabar, tidak ada bagi kami tempat pelarian.”

Terjemahan bertahap (11 jeda)
  1. وَبَرَزُوا لِلَّهِ جَمِيعًاwa-barazuu lillaahi jamii'andan mereka semua berkumpul menghadap Allah
  2. فَقَالَ الضُّعَفَاءُfa-qaala d-du'afaa'ulalu orang-orang yang lemah berkata
  3. لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُواlilladziina stakbaruukepada orang-orang yang menyombongkan diri
  4. إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًاinnaa kunnaa lakum taba'ansesungguhnya kami dahulu pengikut kalian
  5. فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّاfa-hal antum mughnuuna annaamaka dapatkah kalian mencukupi kami
  6. مِنْ عَذَابِ اللَّهِ مِنْ شَيْءٍmin adzaabi llaahi min shay'indari azab Allah sedikit pun
  7. قَالُواqaaluumereka menjawab
  8. لَوْ هَدَانَا اللَّهُ لَهَدَيْنَاكُمْlaw hadaanaa llaahu la-hadaynaakumsekiranya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami memberi petunjuk kepada kalian
  9. سَوَاءٌ عَلَيْنَاsawaa'un alaynaasama saja bagi kami
  10. أَجَزِعْنَا أَمْ صَبَرْنَاajazi'naa am sabarnaaapakah kami mengeluh atau bersabar
  11. مَا لَنَا مِنْ مَحِيصٍmaa lanaa min mahiisintidak ada bagi kami tempat pelarian
Aplikasi

Adegan ini menggambarkan pengikut yang menuntut pertanggungjawaban dari pemimpin yang dulu mereka ikuti secara buta ('kami dahulu adalah pengikut-pengikut kalian'), namun pemimpin itu sendiri ternyata sama tidak berdayanya dan tidak bisa menolong siapa pun, bahkan diri mereka sendiri. Konkretnya: mengikuti seseorang secara membabi buta karena pengaruh atau status sosialnya bukan pertahanan yang sah kelak, tanggung jawab moral tetap melekat pada individu yang memilih untuk mengikuti, bukan berpindah ke pihak yang diikuti; sebelum menyerahkan penilaian pada figur otoritatif, periksa apakah otoritas itu sendiri punya dasar yang kuat.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

mughnuun annaa diterjemahkan 'menghindarkan kami dari' (cabang an, terjemahan lain);: pengikut-pengikutKUM 2MP diterjemahkan kalian. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; He who has NO NEED of any one in any thing'; al-Mughnii = 'He who satisfies whom He will'. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').

Ayat 14:22

وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي ۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوا أَنْفُسَكُمْ ۖ مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّ ۖ إِنِّي كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِنْ قَبْلُ ۗ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Dan setan berkata, ketika perkara telah diputuskan, “Sesungguhnya Allah menjanjikan kepada kalian janji yang benar, dan aku menjanjikan kepada kalian lalu aku mengingkarinya. Dan tidak ada bagiku atas kalian suatu keterangan, kecuali aku menyeru kalian lalu kalian memenuhi seruanku. Maka janganlah kalian mencelaku, dan celalah diri kalian sendiri. Aku bukanlah penolong kalian, dan kalian bukanlah penolongku. Sesungguhnya aku kufur terhadap apa yang kalian persekutukan aku sejak dahulu.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim, bagi mereka azab yang pedih.

Terjemahan bertahap (17 jeda)
  1. وَقَالَ الشَّيْطَانُwa-qaala sh-shaytaanudan setan berkata
  2. لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُlammaa qudiya l-amruketika perkara telah diputuskan
  3. إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْinna llaaha wa'adakumsesungguhnya Allah menjanjikan kepada kalian
  4. وَعْدَ الْحَقِّwa'da l-haqqijanji yang benar
  5. وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْwa-wa'adtukum fa-akhlaftukumdan aku menjanjikan kepada kalian lalu aku mengingkarinya
  6. وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْwa-maa kaana liya alaykumdan tidak ada bagiku atas kalian
  7. مِنْ سُلْطَانٍmin sultaaninsuatu keterangan
  8. إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْillaa an da'awtukumkecuali aku menyeru kalian
  9. فَاسْتَجَبْتُمْ لِيfa-istajabtum liilalu kalian memenuhi seruanku
  10. فَلَا تَلُومُونِيfa-laa taluumuuniimaka janganlah kalian mencelaku
  11. وَلُومُوا أَنْفُسَكُمْwa-luumuu anfusakumdan celalah diri kalian sendiri
  12. مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْmaa anaa bi-musrikhikumaku bukanlah penolong kalian
  13. وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّwa-maa antum bi-musrikhiyyadan kalian bukanlah penolongku
  14. إِنِّي كَفَرْتُinnii kafartusesungguhnya aku kufur
  15. بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِنْ قَبْلُbimaa ashraktumuuni min qabluapa yang kalian persekutukan aku sejak dahulu
  16. إِنَّ الظَّالِمِينَinna zh-zhaalimiinasesungguhnya orang-orang yang zalim
  17. لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌlahum adzaabun aliimunbagi mereka azab yang pedih
Aplikasi

Pengakuan setan sendiri di ayat ini justru membongkar mitos 'setan menggoda hingga tak berdaya menolak', ia mengaku eksplisit 'tidak ada bagiku atas kalian sultaan (kekuasaan/otoritas paksa), kecuali aku menyeru kalian, lalu kalian menyahutku', dan menutup dengan 'jangan cerca aku, cercalah diri kalian sendiri'. Konkretnya: menyalahkan godaan eksternal (dari orang lain, lingkungan, atau dorongan apa pun) sebagai alasan penuh atas pilihan buruk sendiri adalah pengelakan yang menurut ayat ini bahkan sumber godaan itu sendiri tidak akan mendukung, ajakan hanya berhasil karena ada respons yang menyetujuinya; tanggung jawab akhir tetap pada yang menyahut, bukan yang mengajak.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, sh-t-n, q-d-y, a-m-r, a-l-h, w-'-d, h-q-q, kh-l-f, k-w-n, s-l-t, d-'-w, j-w-b, l-w-m, n-f-s, s-r-kh, k-f-r, sh-r-k, q-b-l, zh-l-m, '-dz-b, a-l-m): maa kaana liya alaykum min sultaan illaa an da'awtukum fa-stajabtum diterjemahkan 'tidak ada bagiku atas kalian sultaan, kecuali aku menyeru lalu kalian menyahut', akar s-l-t (putaran 82: setan TAK PUNYA kuasa-paksa/hujah, hanya ajakan yang disahut BEBAS, tanggung jawab pada manusia); da'awtukum (akar d-'-w) + istajabtum (akar j-w-b); wa'da l-haqq diterjemahkan 'janji yang benar' (akar w-'-d + akar h-q-q); musrikh diterjemahkan 'penolong (penjawab jeritan)' (akar s-r-kh). gloss '(hisab)/(sekadar)/(dengan Allah)' dibuang.