وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَىٰ سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَ
Dan Kami cabut segala dendam yang ada dalam dada mereka; bersaudara, di atas dipan-dipan, berhadap-hadapan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّwa-naza'naa maa fii suduurihim min ghillindan Kami cabut segala dendam yang ada dalam dada mereka
- إِخْوَانًا عَلَىٰ سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَikhwaanan alaa sururin mutaqaabiliinabersaudara, di atas dipan-dipan, berhadap-hadapan
Aplikasi
Detail penting yang diulang: penghapusan dendam dari dalam dada menjadi prasyarat bagi persaudaraan sejati yang digambarkan 'berhadap-hadapan', keintiman relasi yang genuine membutuhkan pembersihan dari kebencian tersembunyi. Konkretnya: hubungan persaudaraan atau persahabatan yang benar-benar intim dan tanpa kecanggungan (berhadap-hadapan, bukan saling menghindar) membutuhkan pembersihan dari dendam dan kebencian tersembunyi terlebih dahulu, menyimpan dendam, sekecil apa pun, menghalangi keintiman relasi yang sesungguhnya diinginkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-z-', s-d-r, gh-l-l, a-kh-w, s-r-r, q-b-l): naza'naa diterjemahkan 'mencabut' (akar n-z-'); suduur diterjemahkan 'dada' (akar s-d-r; terjemahan lain 'hati', terjemahan ini harfiah 'dada'); ghill diterjemahkan 'dendam (dengki)' (akar gh-l-l); mutaqaabiliin diterjemahkan 'berhadap-hadapan' (akar q-b-l). gloss '(dan)' dibuang.