إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا

Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya. Sesungguhnya Dia waskita lagi melihat hamba-hamba-Nya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُinna rabbaka yabsutu r-rizqa li-man yashaa'u wa-yaqdirusesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya
  2. إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًاinnahu kaana bi-ibaadihi khabiiran basiiransesungguhnya Dia waskita lagi melihat hamba-hamba-Nya
Aplikasi

Variasi rezeki (dilapangkan atau disempitkan) dikaitkan dengan pengetahuan menyeluruh terhadap kondisi setiap hamba, perbedaan nasib finansial dibingkai bukan sebagai kesewenangan, melainkan bagian dari pengawasan yang penuh perhatian.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan belum ditelaah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!).