سُنَّةَ مَنْ قَدْ أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنْ رُسُلِنَا ۖ وَلَا تَجِدُ لِسُنَّتِنَا تَحْوِيلًا
Itulah ketetapan bagi rasul-rasul yang telah Kami utus sebelummu, dan engkau tidak akan menemukan perubahan pada ketetapan Kami.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- سُنَّةَ مَنْ قَدْ أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنْ رُسُلِنَاsunnata man qad arsalnaa qablaka min rusulinaaitulah ketetapan bagi rasul-rasul yang telah Kami utus sebelummu
- وَلَا تَجِدُ لِسُنَّتِنَا تَحْوِيلًاwa-laa tajidu li-sunnatinaa tahwiilandan engkau tidak akan menemukan perubahan pada ketetapan Kami
Aplikasi
Pola yang konsisten disebut sebagai 'sunah (ketetapan)' yang tidak berubah lintas para rasul, kestabilan hukum sebab-akibat moral yang dapat diandalkan sepanjang sejarah, bukan berubah sewenang-wenang kasus per kasus.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-n-n, r-s-l, q-b-l, w-j-d, h-w-l): sunnah diterjemahkan 'sunah (ketetapan)' (akar s-n-n); arsalnaa diterjemahkan 'mengutus' (akar r-s-l); tahwiil diterjemahkan 'perubahan' (akar h-w-l). gloss '(Yang demikian itu)' + footnote dibuang.