قُلْ كَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ ۚ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا

Katakanlah, “Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kalian. Sesungguhnya Dia waskita lagi melihat hamba-hamba-Nya.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ كَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا بَيْنِي وَبَيْنَكُمْqul kafaa billaahi shahiidan baynii wa-baynakumkatakanlah, cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kalian
  2. إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًاinnahu kaana bi-ibaadihi khabiiran basiiransesungguhnya Dia waskita lagi melihat hamba-hamba-Nya
Aplikasi

Klaim disaksikan cukup oleh Allah sebagai 'saksi antara aku dan kalian', pembelaan diri yang tidak bergantung pada pengakuan manusia, melainkan pada kesaksian yang lebih menyeluruh dan adil.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan sebutan belum-dibedah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!).