قَالَ فَإِنِ اتَّبَعْتَنِي فَلَا تَسْأَلْنِي عَنْ شَيْءٍ حَتَّىٰ أُحْدِثَ لَكَ مِنْهُ ذِكْرًا

Ia berkata, “Maka jika engkau mengikutiku, janganlah engkau menanyakan kepadaku tentang apa pun, sampai aku menerangkannya kepadamu.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. قَالَ فَإِنِ اتَّبَعْتَنِيqaala fa-ini ttaba'taniiia berkata, maka jika engkau mengikutiku
  2. فَلَا تَسْأَلْنِي عَنْ شَيْءٍfa-laa tas'alnii an shay'injanganlah engkau menanyakan kepadaku tentang apa pun
  3. حَتَّىٰ أُحْدِثَ لَكَ مِنْهُ ذِكْرًاhattaa uhditsa laka minhu dzikransampai aku menerangkannya kepadamu
Aplikasi

Syarat yang jelas ditetapkan sejak awal: 'janganlah engkau menanyakan kepadaku tentang apa pun, sampai aku menerangkannya', kesepakatan eksplisit tentang batas pertanyaan sebagai syarat kelanjutan pembelajaran, sebuah kontrak kepercayaan yang jelas.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, t-b-', s-a-l, sh-y-a, h-d-ts, dz-k-r): ittaba'tanii diterjemahkan 'mengikutiku' (akar t-b-'); tas'alnii diterjemahkan 'menanyakan kepadaku' (akar s-'-l); uhditha diterjemahkan 'menerangkan (mengadakan)' (akar h-d-ts); dhikr diterjemahkan 'keterangan' (akar dz-k-r). Selaras.