أَسْمِعْ بِهِمْ وَأَبْصِرْ يَوْمَ يَأْتُونَنَا ۖ لَٰكِنِ الظَّالِمُونَ الْيَوْمَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Alangkah tajam pendengaran dan penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami! Akan tetapi, orang-orang zalim pada hari ini berada dalam kesesatan yang nyata.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. أَسْمِعْ بِهِمْ وَأَبْصِرْasmi' bihim wa-absiralangkah tajam pendengaran dan penglihatan mereka
  2. يَوْمَ يَأْتُونَنَاyawma ya'tuunanaapada hari mereka datang kepada Kami
  3. لَٰكِنِ الظَّالِمُونَ الْيَوْمَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍlaakini zh-zhaalimuuna l-yawma fii dalaalin mubiininakan tetapi orang-orang zalim pada hari ini berada dalam kesesatan yang nyata
Aplikasi

Ironi pahit: kejernihan pendengaran dan penglihatan yang akan mereka miliki di akhirat kontras tajam dengan 'kesesatan yang nyata' yang mereka alami sekarang, kejelasan yang terlambat datang setelah kesempatan bertindak sudah berlalu.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.