يَا أَبَتِ لَا تَعْبُدِ الشَّيْطَانَ ۖ إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلرَّحْمَٰنِ عَصِيًّا
Wahai Bapakku, janganlah menyembah setan; sesungguhnya setan itu durhaka kepada Ar-Rahman.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَا أَبَتِ لَا تَعْبُدِ الشَّيْطَانَyaa abati laa ta'budi sh-shaytaanawahai Bapakku, janganlah menyembah setan
- إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلرَّحْمَٰنِ عَصِيًّاinna sh-shaytaana kaana li-r-rahmaani asiyyansesungguhnya setan itu durhaka kepada Ar-Rahman
Aplikasi
Peringatan spesifik: 'janganlah menyembah setan! Sesungguhnya setan itu sangat durhaka kepada Tuhan Ar-Rahman', pengungkapan bahwa penyembahan berhala pada dasarnya adalah bentuk mengikuti agenda destruktif yang tersembunyi di baliknya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Yang Maha Pemurah.” diterjemahkan “Ar-Rahmaan.”. ' Corpus ayat ini: «r~aHomani, TAKRIF».