ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوْا وَنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا

Kemudian Kami selamatkan orang-orang yang bertakwa, dan Kami biarkan orang-orang yang zalim di dalamnya dalam keadaan bertekuk lutut.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوْاtsumma nunajjii lladziina ttaqawkemudian Kami selamatkan orang-orang yang bertakwa
  2. وَنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيًّاwa-nadzaru zh-zhaalimiina fiihaa jitsiyyandan Kami biarkan orang-orang yang zalim di dalamnya dalam keadaan bertekuk lutut
Aplikasi

Pembeda akhir yang jelas: yang bertakwa diselamatkan, yang zalim dibiarkan, hasil akhir dari proses yang sama (melewati ujian) berbeda tergantung sepenuhnya pada pilihan hidup yang telah dijalani sebelumnya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-j-w, w-q-y, w-dz-r, zh-l-m, j-ts-w): nunajjii diterjemahkan 'menyelamatkan' (akar n-j-w); ittaqaw diterjemahkan 'bertakwa' (akar w-q-y); nadharu diterjemahkan 'membiarkan' (akar w-dz-r); jithiyy diterjemahkan 'bertekuk lutut' (akar j-ts-w). gloss '(neraka)' dibuang.