إِنَّهُ مَنْ يَأْتِ رَبَّهُ مُجْرِمًا فَإِنَّ لَهُ جَهَنَّمَ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ

Sesungguhnya siapa yang datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka baginya Jahanam; ia tidak mati di dalamnya dan tidak hidup.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. إِنَّهُ مَنْ يَأْتِ رَبَّهُ مُجْرِمًاinnahu man ya'ti rabbahu mujrimansesungguhnya siapa yang datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa
  2. فَإِنَّ لَهُ جَهَنَّمَfa-inna lahu jahannamamaka baginya Jahanam
  3. لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰlaa yamuutu fiihaa wa-laa yahyaaia tidak mati di dalamnya dan tidak hidup
Aplikasi

Konsekuensi berat digambarkan bagi yang 'datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa', deskripsi kondisi yang mengerikan (tidak mati, tidak hidup) menegaskan keseriusan akibat dari pilihan yang salah.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-t-y, r-b-b, j-r-m, m-w-t, h-y-y): ya'ti rabbahu mujriman diterjemahkan 'datang kepada Tuhannya berdosa' (akar j-r-m); laa yamuutu/laa yahyaa diterjemahkan 'tidak mati/tidak hidup' (akar m-w-t, akar h-y-y). gloss '(disediakan)/(sehingga terhindar dari azab)/(dengan layak dan nyaman)' dibuang.