فَأَكَلَا مِنْهَا فَبَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِ ۚ وَعَصَىٰ آدَمُ رَبَّهُ فَغَوَىٰ

Maka keduanya memakannya, lalu tampaklah bagi keduanya aurat mereka, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun taman; dan Adam melanggar Tuhannya, lalu ia khilaf.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. فَأَكَلَا مِنْهَاfa-akalaa minhaamaka keduanya memakannya
  2. فَبَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَاfa-badat lahumaa saw'aatuhumaalalu tampaklah bagi keduanya aurat mereka
  3. وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِwa-tafiqaa yakhsifaani alayhimaa min waraqi l-jannatidan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun taman
  4. وَعَصَىٰ آدَمُ رَبَّهُ فَغَوَىٰwa-asaa aadamu rabbahu fa-ghawaadan Adam melanggar Tuhannya, lalu ia khilaf
Aplikasi

Konsekuensi langsung setelah melanggar: 'tampaklah bagi keduanya aurat mereka', kesadaran akan kerentanan dan rasa malu muncul segera setelah pelanggaran, sebuah respons psikologis alami terhadap kesalahan yang disadari.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-k-l, b-d-w, s-w-a, t-f-q, kh-s-f, w-r-q, j-n-n, '-s-y, r-b-b, gh-w-y): badat saw'aatuhumaa diterjemahkan 'tampak aurat keduanya' (akar b-d-w + akar s-w-'); asaa aadam rabbahu diterjemahkan 'Adam melanggar (durhaka kepada) Tuhannya' (akar '-s-y); ghawaa diterjemahkan 'khilaf (tersesat)' (akar gh-w-y, seakar aghwaa 7:16, makna 'jatuh ke kesalahan', bukan akar d-l-l). gloss '(yang ada di)' + footnote dibuang.