لَاهِيَةً قُلُوبُهُمْ ۗ وَأَسَرُّوا النَّجْوَى الَّذِينَ ظَلَمُوا هَلْ هَٰذَا إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ ۖ أَفَتَأْتُونَ السِّحْرَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ
hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka, orang-orang yang zalim itu, merahasiakan pembicaraan, “Bukankah ini tidak lain hanyalah seorang manusia seperti kalian? Apakah kalian mengikuti sihir itu padahal kalian menyaksikannya?”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- لَاهِيَةً قُلُوبُهُمْlaahiyatan quluubuhumhati mereka dalam keadaan lalai
- وَأَسَرُّوا النَّجْوَى الَّذِينَ ظَلَمُواwa-asarruu n-najwaa lladziina zhalamuudan mereka, orang-orang yang zalim itu, merahasiakan pembicaraan
- هَلْ هَٰذَا إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُكُمْhal haadzaa illaa basharun mitslukumbukankah ini tidak lain hanyalah seorang manusia seperti kalian
- أَفَتَأْتُونَ السِّحْرَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَa-fa-ta'tuuna s-sihra wa-antum tubsiruunaapakah kalian mengikuti sihir itu padahal kalian menyaksikannya
Aplikasi
Tuduhan mereka berputar pada satu alasan dangkal: 'ini tidak lain hanyalah seorang manusia seperti kalian', familiaritas dengan pembawa pesan dijadikan alasan menolak pesannya, bukan menilai isinya. Konkretnya: jangan menolak kebenaran atau kritik hanya karena datang dari orang biasa yang kau kenal sehari-hari, nilai isi ucapannya, bukan status sosial siapa yang mengucapkannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.