وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلَّا رِجَالًا نُوحِي إِلَيْهِمْ ۖ فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Kami tidak mengutus sebelummu melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka. Maka, bertanyalah kepada orang yang berilmu jika kalian tidak mengetahui.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلَّا رِجَالًا نُوحِي إِلَيْهِمْwa-maa arsalnaa qablaka illaa rijaalan nuuhii ilayhimKami tidak mengutus sebelummu melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka
- فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَfa-s'aluu ahla dz-dzikri in kuntum laa ta'lamuunamaka bertanyalah kepada orang yang berilmu jika kalian tidak mengetahui
Aplikasi
Semua rasul sebelumnya adalah 'beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu', manusia biasa penerima wahyu, bukan makhluk luar biasa; maka solusi bagi yang tidak tahu adalah 'bertanyalah kepada orang yang berilmu.' Konkretnya: jangan berpura-pura tahu di bidang yang bukan keahlianmu, kerendahan hati epistemik berarti secara aktif mencari dan bertanya kepada yang benar-benar menguasai, bukan menebak atau berasumsi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat CAMPUR 2MS+2MP, tiap kemunculan orang-kedua diputus per tag morfologi corpus: 'jika kamu tidak mengetahui…' diterjemahkan 2MP. Kata akar -l-m mengikuti profil terjemahan lain. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam',.