لَوْ كَانَ هَٰؤُلَاءِ آلِهَةً مَا وَرَدُوهَا ۖ وَكُلٌّ فِيهَا خَالِدُونَ
Sekiranya mereka itu tuhan, tentu mereka tidak akan memasukinya; dan semuanya kekal di dalamnya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَوْ كَانَ هَٰؤُلَاءِ آلِهَةً مَا وَرَدُوهَاlaw kaana haa'ulaa'i aalihatan maa waraduuhaasekiranya mereka itu tuhan, tentu mereka tidak akan memasukinya
- وَكُلٌّ فِيهَا خَالِدُونَwa-kullun fiihaa khaaliduunadan semuanya kekal di dalamnya
Aplikasi
Argumen logis yang tajam: 'Sekiranya mereka itu tuhan, tentu mereka tidak akan memasukinya', uji sederhana terhadap klaim keilahian: entitas sejati semestinya tidak mengalami nasib yang sama dengan penyembahnya yang gagal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, a-l-h, w-r-d, k-l-l, kh-l-d): aalihah diterjemahkan 'tuhan' (jamak ilaah); waraduuhaa diterjemahkan 'memasukinya' (akar w-r-d); khaaliduun diterjemahkan 'kekal' (akar kh-l-d), jika benar tuhan, tak akan masuk neraka (bantahan rasional). gloss '(berhala-berhala)/(neraka)' dibuang.